Cari Mango Sticky Rice-Mango Sago di Medan? Ada di Sini!

Jihaan Khoirunnisa - detikFood
Senin, 20 Des 2021 16:16 WIB
Instagram.com/cemilansantairr
Foto: Instagram.com/cemilansantairr
Jakarta -

Siapa yang tidak suka mangga? Buah musiman yang satu ini begitu digemari masyarakat Indonesia.

Rasanya manis dengan aroma yang menyegarkan. Di Indonesia sendiri, jenis mangga yang ada cukup beragam. Sebut saja mangga Indramayu, manalagi, harumanis, dan lainnya. Selain dimakan langsung, mangga paling enak diolah menjadi dessert lezat.

Salah satu yang cukup populer adalah mango sticky rice. Sesuai namanya, camilan khas Thailand ini terbuat dari ketan yang dikukus hingga lembut pulen. Ketan tersebut berpadu dengan potongan mangga segar yang manis juicy. Ditambah dengan siraman saus santan yang menambah lezat sajian ini.

Atau, mangga juga bisa dijadikan olahan mango sago. Pernah dengar? Mango sago adalah menu hidangan penutup yang menggunakan mangga dan sagu mutiara sebagai bahan utama. Tidak hanya potongan buah mangga, di dalamnya juga terdapat puree mangga. Nyamm!

Buat kamu pencinta buah mangga, nggak perlu pusing cari toko yang menjual olahan buah ini. Karena di Dapur Ibun Rani kamu bisa menemukan dua menu tadi, yakni mango sticky rice dan mango sago. Mango sago nya terdiri dari potongan buah mangga asli yang melimpah. Selain itu, ada juga tambahan jelly mangga dan biji selasih. Disantap dingin pasti lebih mantap!

Sedangkan untuk mango sticky rice bikin ketagihan karena ketan yang gurih berpadu dengan mangga manis, serta disiram vla santan. Pas banget disajikan sebagai dessert saat kumpul bareng bareng keluarga di akhir pekan. Kamu yang berada di Kota Medan dan sekitarnya, bisa pesan melalui Grabfood dan GoFood. Atau kepoin langsung akun Instagram @cemilansantairr.

Selain satuan, Dapur Ibun Rani juga menyediakan paket untuk acara besar seperti arisan. Jadi bisa lebih hemat.

"Dulu saya coba buat untuk dimakan sendiri. Lalu open pre order. Dan sekarang (bisnis) mulai dijalankan sejak Agustus 2021," ujar Owner Dapur Ibun Rani, Safrizal kepada tim detikcom.

Safrizal menyebut dalam sebulan dirinya bisa menjual hingga ratusan porsi. Kendati demikian, adanya pandemi menurut Safrizal ikut berdampak pada usaha kuliner yang belum lama dia rintis ini.

"(Iya berdampak). Jadi kurang penjualan. Sempat dari online coba buka toko offline, tapi ternyata sama saja. Tidak terlalu berpengaruh," tuturnya.

Meski begitu, Safrizal tidak langsung putus asa. Dia terus berupaya agar bisnis kulinernya bisa tetap eksis di tengah pandemi COVID-19. Salah satunya dengan mengikuti program 'Kembangkan Bisnis Kulinermu'. Acara tersebut merupakan persembahan dari Kraft Heinz Food Service bersama detikcom untuk membantu UMKM Tanah Air agar bisa naik kelas.

"Acaranya sangat bermanfaat dan menambah ilmu (seputar bisnis kuliner dari expert). Semoga ke depan saya bisa jual 100 porsi per hari," tandasnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)