Segarnya Bisnis Greek Yoghurt, Omzetnya Capai Rp 40 Juta/Bulan

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFood Kamis, 11 Nov 2021 21:55 WIB
Greek yogurt Foto: dok. Instagram/futari_ya
Jakarta -

Mengonsumsi makanan dan minuman sehat telah menjadi gaya hidup kekinian. Selain jus, yoghurt pun menjadi minuman sehat yang kini disukai banyak orang.

Dari sekian banyak jenis yoghurt, Greek Yoghurt menjadi salah satu yang aman dikonsumsi semua usia. Di samping itu, Greek Yoghurt juga memiliki banyak manfaat karena mengandung kalsium, protein, hingga probiotik.

Banyaknya manfaat dari Greek Yoghurt membuat banyak pebisnis kuliner beralih menjual minuman ini dengan beragam aneka rasa. Salah satunya seperti Agus Djauhar yang akhirnya membuka usaha Futariya Greek Yogurt Factory selepas resign dari pekerjaannya.


"Kami memulai setelah memutuskan berhenti bekerja sebagai professional di bidang gas bumi. Perlahan lahan kami menjalankan bisnis ini sambil belajar mandiri. Kami menggeluti bidang makanan dan minuman sehat. Kami memproduksi Greek Yogurt," ujarnya kepada detikcom.

Agus mengatakan Futariya Greek Yogurt Factory menghadirkan aneka pilihan yoghurt mulai dari Greek Yoghurt Mix, Parfait Yoghurt, Jelly Greek Yoghurt, hingga Yoghurt Drink.

"Greek Yoghurt Mixed ini yoghurt favorite dari Futariya. Greek yoghurt yang di-mix dengan jam buah asli menjadikan rasanya makin enak di mulut karena berasa ada buah aslinya," jelasnya.

Untuk varian rasa, Futariya Greek Yogurt Factory juga menawarkan berbagai rasa seperti strawberry, chocolate, blueberry, lychee, coffee, hingga mango. Namun, tersedia juga Greek yoghurt dengan rasa plain atau tawar.

Soal harga, Futariya Greek Yogurt Factory juga menawarkan harga terjangkau mulai dari Rp 16 ribu hingga Rp 55 ribu. Dalam satu bulan, dirinya bisa menjual hingga 1.400 pcs yoghurt.

"Sebulan omzetnya Rp 30-40 juta dengan penjualan 1.400 pcs," katanya.

Di tengah pandemi, Agus mengaku usahanya tak mengalami dampak yang besar. Mengingat bisnis Futariya Greek Yogurt Factory memang dimulai dengan sistem delivery.

"Tidak terdampak karena kami memulai usaha saat pandemi dengan sistem delivery walau kami ada toko offline," katanya.

Walau usahanya sudah terbilang sukses, Agus tetap terus berupaya untuk menggali ilmu berbisnis. Salah satunya melalui program Kembangkan Bisnis Kulinermu dari detikcom dan Kraft Heinz Food Service.

Melalui program ini, ia mengaku mendapatkan berbagai insight seputar bisnis kuliner.

"Alasan ikut untuk menambah ilmu di bidang kuliner. Harapannya dapat semakin memahami bisnis kuliner," tutupnya.



Simak Video "Ciptakan Inovasi untuk Hadirkan Peluang Baru Usahamu"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com