Terpopuler Sepekan

Makanan Untuk Kembalikan Indra Penciuman dan Cepat Negatif COVID-19

Tim Detikfood - detikFood Minggu, 04 Jul 2021 10:30 WIB
Peeled garlic in bowl Foto: Istock
Jakarta -

Pasien Covid-19 perlu makan makanan tertentu agar indra penciuman pulih dan negatif Covid-19. Ada juga kejadian pembeli dikenai biaya ekstra saat makan lesehan.

Penderita Covid-19 diharuskan mengonsumsi makanan bernutrisi agar imunitas makin kuat dan cepat pulih. Terutama mereka yang mengalami gangguan indra penciuman, perlu mengonsumsi makanan tertentu.

Makanan dengan kandungan vitamin, mineral dan nutrisi lain bisa memulihkan indra penciuman secara perlahan. Karena bisa merangsang syaraf dan memperkuat daya tahan tubuh sehingga cepat pulih.

Selain itu makanan tinggi protein sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pasien Covid-19. Karena protein memasok nutrisi penting untuk memperkuat daya tahan tubuh. Saat imunitas terus meningkat dan membaik, hasil tes Covid-19 pun segera negatif.

Ada juga kisah netizen yang mendapatkan pengalaman kurang enak saat makan di sebuah warung lesehan. Ketika membayar makanan ia dikenai biaya ekstra karena pemakaian tempat lesehan. Padahal saung itu merupakan tempat bersantap rumah makan.

Tiga berita detikfood berikut ini menyita perhatian pembaca selama sepekan.

1. 7 Makanan untuk Mengembalikan Indra Penciuman

Gejala umum mereka yang terpapar virus Covid-19 adalah kehilangan indra penciuman dan perasa. Mereka tak bisa mengenali bau dan aroma makanan juga merasakan cita rasanya.

Penyebabnya sangat beragam sehingga ada yang cepat pulih tetapi ada juga yang berbulan-bulan belum sembuh. Asupan makanan tertentu ternyata bisa memulihkan indra penciuman.

Cara memulihkan indra penciuman ini tergolong mudah dan alami. Seperti konsumsi teh cammomile, jeruk lemon hingga jahe secara rutin dalam bentuk olahan yang alami.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Protein Agar Cepat Negatif Covid-19

Meskipun pasien Covid-19 boleh makan semua jenis makanan, tetapi sangat dianjurkan untuk lebih sering mengonsumsi makanan tinggi protein. Karena protein merupakan zat nutrisi yang berperan penting dalam pembentukan daya tahan tubuh.

Imunitas yang tinggi menjadi kunci pemulihan tubuh dari serangan virus Covid-19. Jumlah asupan protein harian perlu ditambah. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan tinggi protein. Seperti daging has sapi, ikan tuna hingga telur ayam.

Eggs and Egg yolk in paper tray on woodKonsumsi 7 Makanan Tinggi Protein Agar Cepat Negatif Covid-19. Foto: iStock

3. Biaya Tambahan di Rumah Makan Lesehan

Makan di rumah makan biasanya tak dikenai biaya tempat, seperti di saung atau tempat lesehan. Tetapi seorang netizen bernama Sandra punya pengalaman buruk saat makan di sebuah rumah makan di kawasan Anyer, Banten.

Biaya tempat lesehan baru ditambahkan saat Sandra membayar bon makan, bukan sebelumnya. Biaya yang ditagih sebesar Rp 20.000. Kejadian yang dibagikan oleh Sandra di media sosial tentu saja mengundang komentar negatif dari netizen dan ramai diperbincangkan.



Simak Video "Bikin Laper: Viral Nasi Babat yang Bikin Geger di Sidoarjo"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com