Kuliner China Kontemporer

Mencicipi Nasi Goreng Bistik Ayam Racikan Kang Ajie

Yenny Mustika Sari - detikFood Minggu, 15 Nov 2020 17:00 WIB
Nasi Goreng Bistik Kang Ajie di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari
Jakarta -

Nasi goreng buatan kang Ajie ini memadukan unsur Indonesia dengan China. Karena nasi goreng memakai topping bistik ayam yang renyah nikmat.

Siapa tak suka nasi goreng? Olahan nasi yang digoreng dengan bumbu sederhana ini rasanya sangat nikmat. Biasanya dipadukan dengan potongan daging ayam, bakso, telur, hingga seafood.

Nasi goreng sendiri sebenarnya berasal dari China. Konon nasi goreng sudah ada sejak tahun 4000 SM.

Masyarakat China kala itu membuat nasi goreng karena kebiasaan mereka yang tak suka dengan makanan dingin. Jadi mereka memasak kembali nasi yang sudah dingin.

Setelah itu nasi goreng banyak dikreasikan di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia. Nasi goreng khas Indonesia banyak macamnya. Ada yang menggunakan bumbu rempah kuat, namun ada juga yang sederhana.

Umumnya nasi goreng khas Indonesia ditambahkan kecap manis yang cukup banyak. Sehingga rasanya manis gurih.

Nasi goreng khas Indonesia ini biasanya dicampurkan suwiran daging ayam, potongan daging kambing, bakso, sosis, hingga seafood. Penjual nasi gorengnya juga tak hanya resto besar, ada juga gerobakan kaki lima.

Ada salah satu kreasi nasi goreng yang unik di Indonesia. Berupa nasi goreng bistik yang merupakan paduan sajian Indonesia dan China.

Nasi goreng bistik ini bisa kamu cicipi di Jakarta. Adalah Nasi Goreng Bistik Kang Ajie yang sangat populer.

Lokasinya ada di Jalan Sukarjo Wiryopranoto No. 5, Taman Sari, Jakarta Barat. Tempatnya di samping Toko Bunga Krekot. Kedai nasi goreng ini menempati bagian depan sebuah bangunan, hanya warung sederhana namun rasanya tak bisa diremehkan.

Ingin tahu lebih banyak soal Nasi Goreng Bistik Kang Ajie? Yuk, intip faktanya!

1. Ide Awal

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie di JakartaNasi Goreng Bistik Kang Ajie di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie ini sudah ada sejak 2016. Memang terbilang masih baru, namun penggemarnya sangat banyak.

Saat detikFood kunjungi gerai nasi gorengnya, Ajie pemilik Nasi Goreng Bistik Kang Ajie ini menceritakan ide awal membuka kedai tersebut. Ia menjelaskan kalau tak ingin menjual nasi goreng biasa karena sudah banyak di pasaran.

"Ide awal itu berdua sih sama partner, kebetulan partner Chinese. Jadi nyampurin nasi goreng sama bistik," ujar Ajie kepada detikFood (11/11).

"Yang biasa udah banyak jadi cari yang lain aja," lanjutnya.

Karena partner membuka usaha nasi goreng ini adalah orang China, maka Ajie mengolaborasikannya. Bistik ayam sendiri sangat populer di hidangan China. Berupa ayam goreng tepung yang disiram saus manis.

Baca Juga: Praktis! Resep Nasi Goreng Oriental Ini Bisa Dibuat di Rice Cooker

2. Menu Andalan

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie di JakartaNasi Goreng Bistik Kang Ajie di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Menu yang ditawarkan Nasi Goreng Bistik Kang Ajie memang tak banyak. Hanya nasi goreng, nasi gurih, dan fuyunghai saja.

Menu andalannya sudah pasti Nasi Goreng Bistik. Berupa goreng Indonesia dengan campuran kecap manis lalu diberikan topping bistik ayam melimpah. Ada juga keripik kentang goreng racikan sendiri dan sayuran rebus seperti wortel dan buncis.

Menu lain seperti Nasi Goreng Bistik Matah juga jadi favorit karena ada sensasi pedas segar dari sambal matah. Lalu, Nasi Gurih Fuyunghai juga banyak dipesan oleh penikmat nasi goreng di sini.

3. Nasi Goreng Bistik

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie di JakartaNasi Goreng Bistik Kang Ajie di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Sudah dipastikan kalau Nasi Goreng Bistik yang jadi andalan. Ajie tak hanya jadi pemilik, namun juga ikut turun langsung memasak. Bumbunya sangat sederhana, seperti irisan bawang merah, bawang putih, dan cabai. Kecap manis juga dipakai Ajie.

Beberapa juru masak lainnya juga memperlihatkan secara langsung kepada detikFood bagaimana mereka membuat bistik ayamnya. Daging dada ayam fillet yang telah dibumbui lalu dibalut dengan tepung terigu.

Kemudian digoreng dalam minyak panas hingga teksturnya berubah renyah. Satu porsi Nasi Goreng Bistik ini cukup banyak, namun harganya Rp 27.000 saja.

4. Nasi Gurih Fuyunghai

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie di JakartaNasi Goreng Bistik Kang Ajie di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Ajie juga menyampaikan kalau Nasi Gurih Fuyunghai di sini banyak jadi incaran. Kami pun tak ketinggalan untuk mencicipinya. Tekstur fuyunghai di sini sangat renyah.

Fuyunghai dibuat dari telur yang dicampurkan dengan irisan kol dan tepung terigu. Kemudian digoreng dalam minyak panas yang sangat banyak. Itulah kunci dari kerenyahan fuyunghai yang disajikan di sini.

Kemudian Fuyunghai disajikan dengan nasi gurih. Berupa nasi yang digoreng tanpa kecap. Saus fuyunghai-nya disajikan terpisah. Jadi biasanya pembeli menuangkan saus tersebut tergantung seleranya.

Porsinya sangat banyak, bisa disantap 1-2 orang. Harganya juga terjangkau, dibanderol Rp 25.000 saja. Dijamin perut akan terasa kenyang dan tak merogoh kocek dalam

5. Ingin Buka Cabang Baru

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie di JakartaNasi Goreng Bistik Kang Ajie di Jakarta Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Partner Ajie yaitu Stevan yang bertugas sebagai kasir di sana juga tak menampik kalau mereka ingin membuka cabang baru. Stevan mengatakan kepada kami kalau dalam waktu dekat akan membuka di bilangan Jakarta Selatan.

"Kita sebenarnya mau buka cabang juga, di daerah Radio Dalam," ujar Stevan kepada detikFood (11/11).

"Tapi masih proses sih, yah semoga bisa dalam waktu dekat," lanjutnya.

Baca Juga: 5 Nasi Goreng Unik Ini Pakai Tambahan Usus Hingga Bistik Ayam



Simak Video "Unik! Nasi Goreng Tembakau Khas Temanggung"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com