Berita Terpopuler

Kucing Jadi Santapan di China hingga Omzet Warmo Turun 90 Persen

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 15 Jun 2020 09:30 WIB
Cara Baru Makan di Warteg Warmo Foto: Dok. detikFood/Riska Fitria
Jakarta -

China jadi sorotan karena kebiasaan masyarakatnya makan daging kucing. Ada juga cerita pemilik Warteg Warmo yang omzetnya turun 90 persen saat pandemi Corona.

Kucing dan anjing adalah hewan peliharaan populer, namun di China dua hewan ini kerap dikonsumsi. Ada masyarakat di beberapa wilayah yang menganggap daging kucing atau anjing adalah daging eksotik yang enak. Tak tinggal diam, banyak pula masyarakat umum dan pencinta binatang yang mengecam kebiasaan ini.

Para peneliti baru saja meneliti isi perut ikan hiu putih. Mereka ingin tahu makanan apa saja yang dilahap ikan besar ini. Informasi ini berguna untuk memahami kebiasaan makan sekaligus migrasi hiu putih. Siapa sangka, hiu putih banyak mengonsumsi biota laut yang tak terduga.

Ada juga kisah penurunan omzet Warteg Warmo yang menarik perhatian. Di tengah pandemi Corona pemiliknya mengatakan, ia harus memecat 10 pegawainya karena tak lagi memiliki pemasukan. Penurunan omzetnya tak main-main, mencapai 90 persen!

Berikut deretan berita detikFood yang menarik perhatian pembaca selama akhir pekan:

1. Kucing dicuri di China untuk dijadikan santapan

Kucing Curian di ChinaKucing Curian di China Foto: Weibo

Daging kucing digemari sebagian orang di China, terutama di wilayah Linfen, Provinsi Shanxi. Baru-baru ini di sana viral video ratusan kucing curian yang dimasukkan dalam kandang kecil dengan kondisi miris. Banyak orang menduga kucing tersebut siap dikirim ke restoran untuk diolah jadi masakan.

Video itu diketahui milik pencinta hewan bernama Li. Melihat aksi ini, organisasi Linfen Small Animal Rescue langsung menyelamatkan ratusan kucing. Mereka dipindahkan ke tempat yang lebih layak dengan makanan dan air yang cukup. Juga pendampingan dokter hewan untuk mengobati luka mereka.

Reisa

Baca Juga: Miris! Ratusan Kucing Ini Dicuri di China Untuk Dijadikan Santapan

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com