Lamak Bana! Ada Soto Padang Bukittinggi yang Nyempil di Pujasera Blok M

Kenikmatan Soto Legendaris

Lamak Bana! Ada Soto Padang Bukittinggi yang Nyempil di Pujasera Blok M

Warung Makan - detikFood
Minggu, 27 Sep 2026 12:00 WIB
Soto Padang Mak Datuak
img-alt

Diah Afrilian

4
“Racikan soto yang segar dan isi melimpah dengan harga terjangkau, bikin puas!” - dfl
BAGIKAN
Foto: Diah Afrilian/detikcom
Jakarta -

Di Blok M, tak hanya ada makanan viral. Siapa sangka, pada area pujaseranya juga ada soto Padang legendaris yang resepnya otentik khas Bukittinggi.

Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, selama ini dikenal dengan deretan kuliner viral dan kekinian. Ternyata di area Pujasera Blok M Square lebih banyak lagiu pilihannya.

Termasuk ada beberapa gerai kuliner legendaris yang layak untuk dicoba. Soto Padang Mak Datuak, salah satunya, yang menawarkan racikan soto Padang khas Bukittinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tempat makan ini bukan pendatang baru, lho! Justru sudah berjualan sejak 16 tahun silam, jauh sebelum Blok M ramai pengunjung seperti sekarang.

Baca juga: Sudah Ada Sejak 1940an, Soto Betawi H. Ma'ruf Jadi Langganan Pejabat

ADVERTISEMENT
Detail Informasi
Nama Tempat MakanSoto Padang Mak Datuak
AlamatPujasera Blok F, Lantai LG, Blok M Square, Melawai, Jakarta Selatan
No Telp0852-5752-4987
Jam OperasionalSetiap hari, 10.00 - 17.00 WIB
Estimasi HargaRp10.000 - Rp30.000
Tipe KulinerTradisional
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Bawa Pulang
  • Area Makan Bersama
  • Pembayaran Tunai dan Nontunai
  • dll
Soto Padang Mak DatuakSoto Padang Mak Datuak buka di kawasan Pujasaera Blok M Square pada 2010. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Buka Sejak Tahun 2010

Soto Padang Mak Datuak pertama kali buka di pujasera Blok M pada tahun 2010. Syaiful sebagai pemiliknya mengaku kedai ini merupakan kedai pertama yang dikelola sekaligus dimilikinya.

"Dulu itu ikut orang berjualan, sebelum akhirnya buka kedai sendiri di sini," ujarnya saat ditemui detikFood pada Rabu (23/9/2026).

Syaiful mengaku sejak tahun 2005, ia sempat bekerja di banyak tempar makan soto Padang. Sampai kahirnya setelah 5 tahun bekerja dengan orang lain, ia mulai memutuskan membuka usahanya sendiri.

Soto Padang Mak DatuakSyaiful, pemiliknya, belajar memasak soto Padang setelah lima tahun kerja dengan orang lain. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Cara Syaiful Belajar Meracik Soto Padang

Pengalamannya selama 5 tahun bekerja dengan orang lain membuat Syaiful banyak belajar. Termasuk cara menyajikan soto Padang yang enak.

Syaiful sendiri merupakan orang asli Bukittinggi, Sumatera Barat. Latar belakang keluarga juga memiliki peran penting yang membuatnya kini ahli meracik soto Padang.

Resep yang digunakan pada kedainya sendiri merupakan ahsil eksperimennya. Ia mengaku belajar meniru resep-resep yang pernah dibuatnya sampai akhirnya menemukan resep yang cocok untuk disajikan di kedainya.

"Kalau belajar khusus itu tidak pernah. Belajarnya ya karena bekerja ikut orang, sama coba-coba sendiri mencari tahu seperti apa yang enak," lanjutnya.

Soto Padang Mak DatuakSeporsi soto yang ditawarkan punya isian yang melimpah. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Isian Soto Melimpah dengan Kuah Segar

Syaiful menjual banyak menu di kedainya, tetapi menu andalan dan yang paling banyak dicari ialah soto Padang khas Bukittinggi buatannya. Seporsi soto Padang dengan tambahan nasi dibanderol Rp25.000.

Isiannya cukup penuh dan beragam. Mulai dari soun, perkedel, telur rebus, potongan daging, emping, kerupuk, serta kuah yang berkaldu.

Racikan kuahnya terasa jelas berasal dari daging sapi yang direbus lama. Rasanya gurih lembut dengan warna agak kekuningan yang menandakan banyaknya bumbu-bumbu lain yang digunakan untuk meracik kuahnya.

Syaiful menambahkan sambal secara terpisah pada sendok yang diletakkan di atas sotonya. Agar lebih nikmat, tambahkan perasan jeruk nipis sebelum menyantap sotonya.

Sambal pelengkapnya cukup pedas. Sebaiknya menambahkan sedikit demi sedikit agar menyesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.

Soto Padang Mak DatuakSetelah puas makan soto, juga bisa cuci mulut dengan racikan Teh Talua khas Bukittingi. Foto: Diah Afrilian/detikcom

Teh Talua khas Bukittinggi sebagai Penutup

Selain menu utama, Syaiful juga punya racikan Teh talua khas Bukittinggi. Perpaduan antara kental manis, teh, dan telur yang dikocok hingga mengembang dibanderol hanya Rp15.000 per gelasnya.

Rasa tehnya sendiri sepat dan sedikit pahit. Sementara telurnya yang menggunakan telur ayam kampung dikocok hingga berbuih dengan tambahan rempah yang membuat aroma amisnya hilang.

Sebelum diminum, teh talua harus diaduk hingga seluruh komponennya bercampur rata. Teksturnya akan menjadi creamy dengan rasa manis gurih yang seimbang dan seikit sepoat dari teh yang masih akan tetap terasa.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikFood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

Halaman 2 dari 2
(dfl/sob)

d’foodspot Review

Ulasan lengkap rekomendasi
tempat makan untukmu

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads