Sate Maranggi Sari Asih: Gurih Juicy Sate Maranggi dengan Paduan Lemak Sapi dan Sambal Oncom

Diah Afrilian - detikFood Jumat, 11 Feb 2022 12:00 WIB
Sate Maranggi Sari Asih: Gurih Juicy Sate Maranggi dengan Paduan Lemak Sapi dan Sambal Oncom Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jakarta -

Di Cipanas ada penjual sate maranggi legendaris. Menunya sate maranggi dengan selipan lemak sapi yang empuk juicy. Semakin enak dicocol sambal oncom!

Tak hanya menawarkan pemandangan indah dan udara sejuk, kawasan wisata Puncak juga menghadirkan banyak wisata kuliner yang tidak boleh dilewati. Salah satunya penjual sate yang bisa ditemukan begitu banyak di jalur Puncak.

Salah satu yang terkenal, Sate Maranggi Sari Asih yang berada di kawasan Cipanas. Walaupun letaknya sedikit lebih jauh dari kawasan wisata Puncak, tetapi banyak pengunjung Puncak yang rela menyambangi rumah makan ini.

Walaupun harus ditempuh selama kurang lebih dua jam dari ibu kota, tetapi banyak kendaran berplat 'B' yang selalu hadir memenuhi rumah makan sate legendaris ini. Sudah hadir sejak satu dekade silam, tidak membuka cabang menjadi kunci utama Sate Maranggi Sari Asih tetap menjaga kualitas menunya.

Tetapi walaupun begitu populer, kondisi pandemi diakui oleh para pekerja di sini sangat berpengaruh dengan penjualan mereka. Dampak yang paling terasa adalah pembatasan jam operasional.

Menyambangi warung Sate Maranggi Sari Asih (9/2), detikfood berkesempatan mencicipi berbagai menu di sini. Bagaimana ya rasa sate dan sambal oncomnya yang menjadi andalan?

Baca juga: Bakso Pak H. Mien: Gurih Mantap! Bakso Rudal Isi Urat hingga Telur Rp 18 Ribu

Sate Maranggi Sari Asih: Gurih Juicy Sate Maranggi dengan Paduan Lemak Sapi dan Sambal OncomTerbatas oleh peraturan PPKM yang kembali diperketat, kepulan asap Sare Maranggi Sari Asih kini lebih 'tenang'. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Terdampak Pembatasan Pademi

Sebagai usaha berjenis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Sate Maranggi Sari Asih mengaku sangat merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Pembatasan waktu operasional rumah makan yang kini kembali diperketat membuat Sate Maranggi Sari Asih juga mengubah jam operasional.

Saat tidak ada pembatasan atau sebelum pandemi melanda, Sate Maranggi Sari Asih bisa buka secara terus menerus selama 24 jam. Kepulan asap dan arangnya tidak henti-hentinya terus ditambahkan dan seolah menjadi penanda agar tidak terlewat bagi pengunjung yang ingin melipir ke sini.

Jika biasanya sulit untuk mendapatkan parkiran, terutama kendaran roda empat, kini area parkir masih cukup untuk menampung kendaraan yang datang dan tidak begitu memenuhi tepi jalan karena kondisi warung sate yang lebih sepi. Hal ini disampaikan oleh salah satu pekerjanya yang merasa warung sate jauh lebih sepi dari biasanya.

"Iya sekarang (buka) sampai jam 9 malam aja. Beda banget dari biasanya, (yang datang) jauh lebih sepi nggak kayak dulu. Gara-gara pandemi ini," kata salah satu pekerja yang bertugas di area pembakaran.

Sate Campur Lemak dan Daging yang Jadi Favorit

Sate Maranggi Sari Asih: Gurih Juicy Sate Maranggi dengan Paduan Lemak Sapi dan Sambal OncomBagi pencinta sate yang padat dagingnya, bisa memesan Sate Daging yang dibanderol RP 5 ribu per tusuknya. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Berbeda dengan sate biasa yang terbuat dari daging ayam atau kambing, sate maranggi memiliki ciri khas menggunakan daging sapi. Bumbu ketumbar yang begitu banyak membuat sate maranggi punya cita rasa gurih yang khas.

Menggunakan bagian daging dan lemak sapi membuat Sate Maranggi Sari Asih begitu diidolakan pelanggannya. Ada dua jenis sate yang disajikan di sini. Sate daging yang murni hanya menggunakan daging saja, serta sate campur yang dipadukan lemak sapi juicy.

Dijual per tusuk, menu sate daging di sini dibanderol Rp 5.000,-. Potongan daging yang besar-besar dan isian tusukan sate yang padat membuat para pelanggan cukup puas saat menikmatinya.

Tetapi karena dagingnya yang tidak keras dan begitu menyerap bumbunya membuat banyak pelanggan yang terus menambah pesanan. Mengantre di area pembakaran bersama kepulan asap seolah bukan masalah demi mendapatkan beberapa tusuk sate yang lezat.

Sate Maranggi Sari Asih: Gurih Juicy Sate Maranggi dengan Paduan Lemak Sapi dan Sambal OncomTetapi yang menjadi andalan di sini adalah menu Sate Campur yang lemak sapinya meleleh saat masuk ke dalam mulut. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Diakui oleh para pekerja di sini sate campur justru menjadi yang paling banyak dipesan oleh pelanggan yang datang. Satu tusuk sate yang berisikan dua potongan daging dan dua potongan emak dibanderol seharga Rp 4.000,- per tusuknya.

Potongan lemaknya yang empuk dan meleleh saat digigit mampu membuat banyak orang ketagihan, terlebih ketika mendapatkan sate campur yang bagian luarnya kering menuju gosong akan ada garing renyah dengan bagian dalam lemak yang tetap meleleh saat 'pecah' di mulut.

Baca juga: Sisca Kohl Bikin Es Krim Babi Panggang, Banyak Netizen Emosi

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Inovatif! Sate Maranggi Kemasan Kaleng Ini Tembus Pasar Eropa"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com