Kuliner Hidden Gems

Nasi Uduk Bu Amah: Gurihnya Nasi Uduk Ayam Goreng yang Ludes Terjual 1 Jam

Riska Fitria - detikFood Jumat, 22 Jan 2021 17:00 WIB
Nasi Uduk Bu Amah: Gurihnya Nasi Uduk Ayam Goreng yang Ludes Terjual 1 Jam Foto: detikcom/Riska Fitria
FOKUS BERITA Kuliner Hidden Gems
Jakarta -

Meski berada di dalam gang sempit, warung nasi uduk ini selalu laris diburu pembeli. Bahkan dalam sehari bisa menghabiskan 40 liter beras. Seperti apa ya rasanya?

Kawasan Tambora, Jakarta Barat dikenal sebagai daerah padat penduduk. Namun, dibalik padatnya rumah-rumah masyarakat terselip kuliner hidden gems yang legendaris karena sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Adalah warung Nasi Uduk Bu Amah. Meski lokasinya tersembunyi, tetapi kelezatan nasi uduknya tak terlewatkan begitu saja. Khususnya para foodies yang rela datang jauh-jauh demi mencicipi nasi uduknya.

Sesuai dengan namanya, warung nasi uduk ini pertama kali didirikan oleh Amah. Namun, semenjak beliau meninggal dunia, usaha nasi uduknya dilanjutkan oleh Rohana, generasi ke-2.

Meski begitu, tetapi tidak mengurangi kelezatannya sedikit pun. Lantas, apa yang membuat nasi uduknya begitu spesial? detikFood menyambangi warungnya (20/01) yang berada di gang Pengukiran II.

1. Sudah Ada sejak Tahun 1965

Nasi Uduk Bu Amah: Gurihnya Nasi Uduk Ayam Goreng yang Ludes Terjual 1 JamNasi Uduk Bu Amah: Gurihnya Nasi Uduk Ayam Goreng yang Ludes Terjual 1 Jam Foto: detikcom/Riska Fitria

Lokasi warung Nasi Uduk Bu Amah memang tak strategis. Berada gang sempit, Jalan Pengukiran II No.6H, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Karena itu, lokasinya hanya bisa dilewati kendaraan motor atau sepeda saja.

Setelah sampai di gangnya, jalan lurus terus sampai menemukan warung mungil dengan gerbang berwarna hijau tua. Atau kamu juga bisa bertanya dengan warga sekitar, nanti akan ditunjukkan.

Warungnya buka mulai pukul 16.00 WIB, tetapi saat kami datang pukul 15.00 WIB, warungnya sudah diantre pembeli. Nah, nama 'Bu Amah' merupakan panggilan akrab untuk pendiri warung nasi uduknya.

Namun, beliau sudah meninggal dunia. Kami pun bertemu dengan Rohana, generasi ke-2 yang melanjutkan usahanya. Kepada detikcom, Rohana menceritakan bahwa warung Nasi Uduk Bu Amah sudah ada sejak tahun 1965.

"Dari tahun 65 dulu bu Amah yang pertama kali. Sekarang sudah generasi ke-2. Dari dulu memang bukanya di sini gak pernah pindah-pindah," ujar Rohana.

Baca Juga : Cara Membuat Nasi Uduk, Mudah Dibuat di Rumah

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Chinese Food yang Pedas Nikmat di Long Feng Tang"
[Gambas:Video 20detik]
FOKUS BERITA Kuliner Hidden Gems
FOKUS BERITA Kuliner Hidden Gems

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com