6 Makanan Tak Sehat Ini Sering Ada Dalam Bekal Makan Anak

6 Makanan Tak Sehat Ini Sering Ada Dalam Bekal Makan Anak

Lusiana Mustinda - detikFood
Selasa, 25 Agu 2015 12:07 WIB
6 Makanan Tak Sehat Ini Sering Ada Dalam Bekal Makan Anak
Foto: Thinkstock
Jakarta - S​elain menu lengkap untuk makan siang, biasanya si kecil juga dibawakan bekal camilan yang bisa diniknati saat istirahat. ​Karena sering terburu-buru atau tak ada waktu, ​beberapa jenis ​makanan ringan yang sebenarnya tidak sehat ​pun dipilih untuk pelengkap bekal. ​

Makanan kemasan sebaiknya dihindari karena banyak mengandung pengawet, pewarna dan juga perasa yang bisa sebabkan anak lebih hiperaktif. ​Sebaiknya ganti dengan​ potongan buah segar yang lebih sehat dan ​meng​enyang​kan​. Berikut ini beberapa bahan makanan tidak sehat yang sering dimasukkan ke dalam bekal makan siang anak.

1. Makanan dengan pewarna

Foto: Thinkstock
Mulailah untuk selalu membaca label makanan sebelum memberikannya pada si kecil. Akan tetapi banyak juga makanan kaki lima atau kemasan yang tidak berlabel yang mungkin mengandung beberapa bahan pewarna berbahaya. Studi menunjukkan bahwa tingginya penggunaan pewarna dalam makanan si kecil bisa menyebabkan hiperaktif, masalah kromosom, limfoma dan tumor.

Untuk itu sebaiknya cek label dan pilih makanan yang alami dengan warna cenderung tidak cerah. Anda dapat membuat bekal makanan si kecil dengan meraciknya sendiri agar lebih terjamin kesehatannya.

2. Permen dan fruit snack

Foto: Thinkstock
Permen merupakan salah satu makanan yang tidak mengandung nilai gizi penting sama sekali. Permen hanya mengandung gula dan perasa sehingga dapat menghasilkan rasa yang manis dan juga enak. Selain itu, buah yang sudah diolah dengan berbagai bentuk juga sangat disukai si kecil. Tetapi produk ini juga mengandung banyak fruktosa, perasa dan penambahan warna buatan.

Anda dapat membekali si kecil dengan potongan buah segar yang dicetak menjadi berbagai bentuk lucu seperti bintang, bulan ataupun lingkaran. ​Atau buat menjadi sate buah.​ Tak hanya sehat, buah-buahan ini juga kaya akan serat, vitamin dan juga mineral.

3. Keripik

Foto: Thinkstock
Saat di sekolah, anak-anak membutuhkan makanan ringan yang akan mengisi energi mereka sebelum makan siang. Keripik atau chips merupakan makanan olahan yang ringan dan praktis. Keripik kentang, keripik keju hingga keripik jagung mengandung garam tinggi, lemak dan juga kalori.

Daripada si kecil kecanduan makanan yang terlalu gurih dan mengandung MSG (monosodium glutamat), Anda dapat membuat camilan keripik bawang atau stik keju. Selain itu, Anda juga dapat membuat sayuran goreng dengan lapisan tepung atau tempura yang renyah gurih.

4. Jus kemasan

Foto: Thinkstock
Meskipun banyak perusahaan jus mengklaim membuat jus dengan 100 persen bahan alami, akan tetapi jus kemasan ini bisa bertahan lama sehingga menggunakan pengawet. Jus kemasan ini juga tinggi kalori dan juga gula. Walaupun praktis, akan tetapi lebih baik Anda meracik jus atau smoothies buah sendiri dengan campuran susu yang enak dan sehat untuk si kecil.

5. Puding kemasan

Foto: Thinkstock
Puding kemasan mengandung serat akan tetapi juga dicampur dengan tambahan perasa, pewarna dan juga pengawet. Dan harganya juga cenderung lebih mahal daripada Anda membuatnya sendiri.

Membuat puding tidaklah sulit, Anda dapat mencampurkan agar-agar dengan susu atau beberapa potongan buah dan mencetaknya dalam wadah kecil hingga mengeras. Puding buatan sendiri bisa jadi camilan sehat si kecil saat di sekolah. Untuk membuat puding, Anda dapat lihat resepnya di sini.

6. Soda

Foto: Thinkstock
Seperti yang dilansir dalam Harvard School of Public Health, orang yang mengonsumsi satu atau lebih kaleng soda setiap harinya memiliki risiko 26 persen lebih besar untuk terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi minuman ini.

Saat masa pertumbuhan, si kecil hanya membutuhkan minuman yang sehat dan juga bergizi. Anda dapat memberikannya susu dan air putih agar tubuh si kecil tetap sehat.
Halaman 2 dari 7
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads