Muslim bisa menikmati kuliner halal di kawasan Chinatown Singapura. Salah satunya di restoran ini, yang menawarkan mie ala China autentik dan dijamin halal!
Chinatown menjadi salah satu kawasan yang populer di Singapura. Daerah pecinan ini sering menjadi spot turis karena perpaduan unik antara sejarah budaya Tionghoa dengan arsitektur klasik, tempat ibadah yang berdampingan, dan dikelilingi penjaja kuliner menarik.
Kuliner yang mendominasi kawasan ini memang kuliner non halal. Namun muslim tidak perlu khawatir karena ada sebuah restoran halal yang bisa disambangi. Namanya Mulan Yipin Lanzhou Beef Noodle yang menawarkan mie autentik khas China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detail Informasi (Nama Tempat Makan) | |
| Nama Tempat Makan | Mulan Yipin Lanzhou Beef Noodle |
| Alamat | 283 S Bridge Rd, Singapore 058832 |
| No Telp | +65 8460 0686 |
| Jam Operasional | Setiap hari 10.30 - 21.30 SGT |
| Estimasi Harga | SGD 1.00 - 15.00 |
| Tipe Kuliner | Mie tarik China |
| Fasilitas |
|
1. Lokasinya di sebelah tembok pink viral
Mulanyipin Lanzhou Beef Noodle lokasinya tepat di sebelah tembok pink viral. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Di kawasan Chinatown terdapat sebuah tembok yang ramai menjadi spot foto para turis. Tembok Ann Siang Hill yang berwarna pink cerah dan estetik menjadikannya viral dan sering muncul di berbagai media sosial. Restoran halal ini berada tepat di sebelah tembok tersebut. Bahkan tembok pink merupakan bagian dari gedung restorannya.
Restorannya terbilang luas dengan area makan yang tersedia di dua lantai.
Pada jam makan siang, restorannya ramai dikunjungi oleh orang lokal, terutama pekerja kantoran di sekitar sana. Namun tidak perlu khawatir mengantre lama, karena tersedia cukup banyak meja dan kursi.
Karena restoran ini memang dimiliki oleh seorang muslim, jadi fasilitasnya sangat diperhatikan. Bahkan tersedia musala di lantai dua yang bisa dipakai. Beberapa sajadah telah disiapkan, tetapi mereka tidak menyiapkan mukena atau sarung, jadi harus bawa sendiri ya.
2. Racikan mie sedap dan autentik
Menawarkan racikan mie tarik asal Lanzhou yang autentik. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Restoran Mulan Yipin menawarkan racikan Lanzhou beef noodle atau sup mi daging sapi yang ikonik asal Lanzhou, China.
Ciri khasnya terletak pada teknik pembuatan mie yang ditarik pakai tangan (hand-pulled). Mie tarik di sini juga dibuat segar, ditarik, dan direbus ketika ada pesanan masuk. Lalu mienya disajikan juga dengan kuah kaldu bening, irisan lobak, dan irisan daun bawang.
3. Mie tarik daging berkuah bening segar dan pedas
Sajian mie daging dengan kuah pedas spesial yang ditawarkan oleh restoran halal ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
DetikFood mencicipi beberapa menu mie tarik populer di sini. Tingkat kepedasan pada semua menu mie bisa disesuaikan dengan selera, mulai dari tidak pedas, sedang, dan ekstra pedas.
Menu pertama yang detikFood coba ialah Speciality Noodle With Beef yang semangkuk dibanderol 10.8 SGD (Rp 142.571).
Mie yang sudah ditarik dan direbus beberapa saat disiram dengan kuah kaldu bening. Lalu ada meja khusus untuk pegawai lainnya meletakkan topping mie, mulai dari lobak, irisan daging sapi, daun bawang, seledri, dan jika pedas ada akan ditambah dengan cabai.
Karena kami memilih kuah yang pedasnya sedang, warna mienya pun tampak sedikit merah. Mereka menggunakan semacam chili oil, jadi terlihat minyak-minyak cabai yang tidak menyatu pada kuahnya.
Porsinya tergolong besar. Mienya dimasak dengan tingkat kematangan pas, tidak begitu lembek atau keras. Mereka pakai mie yang cenderung tipis dan panjang, serta kenyal saat digigit.
Dimakan bersama kuah merahnya semakin nikmat. Kuahnya gurih ringan dan harum, seperti ada aroma daun ketumbar. Pedasnya ringan, masih nyaman di tenggorokan, dengan rasa chili oil yang tidak pahit.
Irisan dagingnya tipis dan lembut, sehingga mudah dikunyah. Dagingnya memang tidak begitu banyak, tetapi komposisinya pas dijadikan sebagai pelengkap.
Ada juga menu yang kuahnya dibuat tidak pedas dengan daging empuk tebal. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Menu kedua yang kami pesan adalah Noodles with Stewed Beef. Harga semangkuknya dibanerol 13.00 SGD (Rp 171.626). Untuk menu mie satu ini kami minta tidak pedas sama sekali. Oleh karena itu, warna kuahnya pun berbeda dari pesanan sebelumnya.
Warna kuahnya bukan yang bening putih, melainkan cenderung cokelat dan agak berminyak. Rasanya lebih gurih dan segar dengan sentuhan aroma daun ketumbar kuat. Kami merasa kuah kaldu dengan aroma sapinya lebih tercecap kuat dibandingkan pesanan mie pedas sebelumnya.
Potongan dagingnya juga cukup berbeda. Di menu ini dagingnya agak tebal dan potongannya kecil-kecil. Teksturnya lebih kenyal dan empuk.
4. Sate daging kebab yang beraroma rempah
Tersedia juga sate daging kebab yang gurih beraroma rempah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Sebagai pendamping, detikFood mencoba Roast Beef Kebabs yang dibanderol seharga 8.80 SGD (Rp 116.194).
Seporsinya terdiri dari tiga tusuk sate yang panjang disajikan dalam wadah piring berbahan dasar seperti rotan.
Aroma rempah dari satenya tercium kuat. Satu tusuknya tidak hanya terdiri dari daging, tetapi juga ada potongan lemaknya.
Tipe dagingnya bukan yang tebal. Cenderung agak tipis, tetapi teksturnya tidak kering. Kami lebih suka bagian lemaknya yang kenyal dan meleleh sempurna di mulut. Di sate ini aroma rempah, terutama dari jintan, ketumbar, dan cabai bubuknya tercecap kuat.
Pilihan minumannya cukup beragam, mulai dari air mineral seharga 1 SGD (Rp 13.215) herbal teh, hingga plum juice.
Jika tertarik bisa mampir langsung ke lokasinya yang berada di 283 S Bridge Rd, Singapore 058832. Buka setiap hari pukul 10.30 - 21.30 SGT (waktu Singapura).
Simak Video "Bikin Kalap! Tempat Makan Murah di Gading Serpong yang Punya Aneka Sayur Enak"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN