×
Ad

Kalau Mampir Salatiga, Ini 5 Kuliner Legendaris yang Tak Boleh Diskip

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 28 Des 2025 12:00 WIB
Foto: Andi Annisa DR/detikfood
Salatiga -

Salatiga sering dijadikan kota persinggahan, tapi sebenarnya patut dieksplor dari sisi kuliner. Kamu bisa cicip bakso babat hingga sate sapi yang legendaris di kota ini.

Kota Salatiga berada di lingkar Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang) yang membuat kota ini kerap menjadi kota persinggahan banyak wisatawan. Apalagi saat musim liburan akhir tahun seperti sekarang, Salatiga selalu ramai dikunjungi karena terkenal dengan kulinernya yang enak.

Tak hanya menawarkan makanan dengan harga terjangkau, ada beberapa kuliner khas Salatiga yang bahkan sudah masuk ke daftar warisan kuliner atau Culinary Heritage sejak 2021.

Berikut 5 kuliner legendaris Salatiga yang sayang dilewatkan:

1. RM Bakso Babat Taman Sari

Penggemar bakso jangan sampai kelewatan Bakso Babat Taman Sari di Salatiga. Restoran yang sudah berusia puluhan tahun ini memiliki berbagai varian bakso, mulai dari bakso babat, bakso kikil, bakso bihun, hingga bakso pangsit.

Bangunannya masih mempertahankan nuansa zaman dulu dengan jendela-jendela lebar yang jadi ciri khasnya. Usaha bakso ini dirintis oleh ibu Indah Setiani pada tahun 1965 dengan nama Bakso Babat Gigi. Kemudian pada 1972, ada cabang di Taman Sari yang bertahan sampai sekarang.

Dengan harga satu porsi bakso komplet sekitar Rp 50.000, kuahnya hangat dan isian baksonya terbilang banyak. Masalah rasa tak perlu diragukan lagi karena sudah terjamin kelezatannya.

2. Sate Sapi Suruh

Sate Sapi Suruh selalu diburu oleh para warga lokal maupun wisatawan yang tengah berkunjung ke Salatiga. Tempat makan sate ini sudah eksis sejak 1987.

Tekstur dagingnya yang begitu empuk dan keasliannya yang dijaga secara turun temurun membuat sate sapi di sini bertahan dengan cita rasa khasnya.

Sebelum dibakar, sate sapi sebelumnya telah dibumbui rempah berwarna kuning yang membuatnya rasanya semakin lezat. Jika biasanya bumbu kacang pada hidangan sate lainnya berwarna cokelat hingga cokelat kehitaman, bumbu kacang pada Sate Sapi Suruh ini justru memiliki warna kekuningan karena telah dicampur rempah-rempah khas yang dijaga resepnya secara turun temurun.

Sate yang pertama kali dijual di kawasan Pasar Suruh ini juga dibanderol dengan harga yang begitu terjangkau. Untuk sate sapi daging dibanderol Rp 30 ribu dan sate sapi campur (daging dan lemak) harganya Rp 28 ribu.

3. Ronde Sekoteng Jago

Ronde Sekoteng Jago bisa jadi pilihan untuk menghalau hawa dingin Salatiga. Tempat yang sudah berdiri sejak tahun 1964 ini menyajikan ronde yang kenyal dan lezat secara turun temurun. Lengkap dengan kuah jahe yang menghangatkan tubuh.

Meskipun berlokasi di dalam pasar, Ronde Sekoteng Jago menyediakan tempat parkir yang cukup memadai. Seporsi ronde di sini harganya Rp 16.500 tapi porsinya melimpah.

Selain itu, tempat ini juga menyediakan berbagai pilihan kuliner seperti mie kopyok, batagor, hingga es/wedang kacang.




(adr/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork