Mano Beach House : Segarnya Sashimi Tuna dan Pasta Homemade di Tepian Laut

Riska Fitria - detikFood Jumat, 01 Jan 2021 17:00 WIB
Mano Beach House : Segarnya Sashimi Tuna dan Pasta Homemade di Tepian Laut Foto: detikcom/Riska Fitria
Jakarta -

Di Bali banyak restoran yang menawarkan panorama indah. Salah satunya restoran dengan pemandangan pantai Petitenget ini. Menunya ada beef rendang dan pasta homemade.

Bali merupakan surganya tempat pariwisata. Sambil berlibur jangan lupa juga untuk kulineran di sana. Ada restoran yang cocok dijadikan tempat bersantap santai di akhir tahun.

Restoran tersebut bernama Mano Beach House yang lokasinya berada di Seminyak, Bali. Restoran ini menyuguhkan pemandangan yang indah, karena menghadap langsung ke pantai Petitenget.

Pemandangan semakin indah saat matahari terbenam. Bukan hanya suasananya saja yang keren, menu-menu yang ditawarkan juga segar dan homemade.

1. Mengusung Konsep Slow Lifestyle

Mano Beach House : Segarnya Sashimi Tuna dan Pasta Homemade di Tepian LautMano Beach House : Segarnya Sashimi Tuna dan Pasta Homemade di Tepian Laut Foto: detikcom/Riska Fitria

Kepada detikcom (05/12) Dewa Wahyu Bintara menjelaskan bahwa Mano Beach House berdiri sejak empat tahun yang lalu. Restoran ini sempat mengalami rebranding sebelum akhirnya dinamakan Mano Beach House.

Restoran tepi pantai ini mengusung konsep slow lifestyle. Dengan interior dan eksterior yang didominasi dengan ornamen kayu, jadi terlihat lebih natural. Selain itu, juga ada kolam renang yang bisa dinikmati pengunjung.

Ada dua area, yaitu indoor dan outdoor yang mengarah langsung ke pantai Petitenget. Suasananya sangat menyenangkan, ditambah dengan musik yang dengan beat ceria.

Baca Juga : Sisterfields : Mencicipi Acai Bowl dan Smashed Avocado ala Melbourne

2. Restoran Ramah Lingkungan

Mano Beach House : Segarnya Sashimi Tuna dan Pasta Homemade di Tepian LautMano Beach House : Segarnya Sashimi Tuna dan Pasta Homemade di Tepian Laut Foto: detikcom/Riska Fitria

Konsep Mano Beach House adalah restoran yang ramah lingkungan. Mereka sangat meminimalisir penggunaan plastik pada peralatan makannya.

"Karena saya juga ada di industri ini, jadi saya agak njelimet melihat banyak penggunaan plastik dan barang-barang yang tidak berkelanjutan dan food waste yang tidak ada manajemennya," ujar Dewa.

Pada sedotan misalnya, mereka tidak menggunakan sedotan plastik. Sedotan mereka dibuat dari bahan bambu yang lebih ramah lingkungan. Bukan hanya itu, mereka juga memiliki manajemen sendiri untuk mengatur pengelola sampah makanan

Semua sisa makanan dari pengujung tidak dibuang begitu saja. Mano Beach House bekerja sama dengan Urban Kompos dalam menangani sampah makanan untuk kemudian diubah menjadi kompos.

"Kita mengubah sampah makanan itu jadi kompos. Nantinya kompos itu didistribusikan ke kita lagi," ujar Dewa.

Menu-menu yang ditawarkan di sini juga diracik secara homemade. Mereka juga meminimalisir penggunaan bahan-bahan impor. Bukan hanya itu, menu yang ditawarkan juga diracik secara sehat.

Misalnya untuk penggunaan minyak goreng. Mereka menggunakan minyak dari bunga matahari yang dinilai lebih sehat daripada minyak kelapa sawit atau minyak kelapa.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3