Bau Mulut Akibat Makan Bawang Putih? Ini Saran Peneliti untuk Mengatasinya

Bau Mulut Akibat Makan Bawang Putih? Ini Saran Peneliti untuk Mengatasinya

Maya Safira - detikFood
Kamis, 29 Sep 2016 13:45 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Bawang putih dikenal sebagai bumbu masak yang membuat hidangan sedap. Namun akibat konsumsinya memunculkan aroma kurang sedap di mulut.

Sangat banyak hidangan yang menggunakan bawang putih. Bahkan sebagian menjadikan bawang putih sebagai bahan utama. Seperti garlic bread.

Setelah mengonsumsi makanan mengandung banyak bawang putih, biasanya tersisa rasa tak enak di mulut karena jejak baunya. Ini tentu dianggap mengganggu bagi sebagian besar orang. Konsumsi permen mint yang menyegarkan kerap jadi solusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ilmuwan pun telah menemukan beberapa cara baru untuk mengatasi bau bawang putih di mulut, lapor Metro (27/09). Hasil studi dipubllikasikan dalam Journal of Food Science edisi September.

Disebutkan peneliti di Ohio State University Amerika Serikat melakukan percobaan pada sekelompok orang. Partisipan diminta mengonsumsi 3 gram jenis softneck garlic. Kemudian mereka perlu mengunyahnya selama 25 detik.

Mereka kemudian segera diberi beberapa pereda aroma. Ada air putih (sebagai pengontrol), apel (dalam bentuk mentah, jus atau apel dimasak), lettuce (mentah atau dimasak), daun mint (mentah atau jus) atau teh hijau.


Selanjutnya tingkatan volatile (senyawa pada bawang putih yang menyebabkan bau) dalam mulut dianalisa. Ternyata hasilnya mint berada paling atas dalam mengatasi bau mulut. Namun dalam bentuk daun mint segar.

Uniknya, apel dan lettuce segar juga bisa mengurangi kandungan volatile pada nafas sebanyak 50 persen atau lebih dibandingkan hanya konsumsi air pada 30 menit pertama.

Apel jus dan mint jus bisa mengurangi tingkatan volatile. Tapi tidak seefektif mengonsumsinya dalam keadaan segar, sebut Science Daily (23/09).


Apel dan lettuce masak memunculkan pengurangan signifikan voletil. Sementara teh hijau tidak punya efek menghilangkan bau senyawa dalam bawang putih.

Peneliti menyimpulkan makanan menghilangkan aroma bawang putih dalam mulut dengan dua cara. Pertama enzim pada makanan mentah membantu menghancurkan bau itu. Kemudian senyawa fenolik baik pada makanan mentah dan matang mengancurkan volatil. Itulah mengapa makanan mentah secara umum lebih efektif karena mengandung keduanya, enzim dan senyawa felonik.

(adr/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads