Meski sempat dilanda hujan, antusiasme warga tak surut untuk menyaksikan langsung Festival Steak Maranggi. Acara dibuka oleh sambutan Bapak Kusnadi selaku Kepala Dishub Parpostel serta Ibu Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.
Lewat sambutannya, Anne ingin acara ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan sate maranggi lebih luas lagi. "Saya juga berharap anak muda atau peserta pelajar ini menemukan cara baru mengemas sate maranggi agar disukai banyak orang."
Peserta terdiri dari 75 siswa SMP, SMK, dan SMU di Purwakarta. Mereka dibagi menjadi tim berdasarkan asal sekolah. Tiap tim terdiri dari 3-8 peserta.
Sejak pukul 4 sore, peserta sudah siap di tenda masing-masing dengan bahan dan alat memasak yang dibawa sendiri. Mereka berkreasi membuat steak maranggi versinya sendiri.
Salah seorang perserta, Cahya Kharisma dari SMA 1 Cibatu menjelaskan kreasi steak timnya. "Ini bumbu untuk membakar steaknya adalah bumbu maranggi. Namun kita sajikan dengan saus mayones buatan sendiri. Campurannya ada susu bubuk, tepung tapioka, dan keju."
Begitu juga dengan kreasi steak dari SMA 1 Pasawahan. "Steak dibakar agak lama supaya bumbunya lebih meresap. Untuk tampilan, kami coba tampilkan dengan nasi seperti bento Jepang," ujar Ayu mewakili teman-temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil kreasi mereka kemudian dinilai oleh tim juri yang terdiri dari Ibu Bupati Purwakarta, Chef Aiko, dan Odilia Winneke dari detikFood.
Saat ini proses penjurian masih berlangsung. Kira-kira tim mana yang berhasil membawa pulang hadiah pertama sebesar Rp 5.000.000?
(adr/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN