Asupan karbohidrat yang tepat saat sahur berpengaruh pada pelepasan energi selama berpuasa. Ada beberapa jenis karbohidrat yang lebih disarankan sebagai menu sahur.
Jika ingin puasa lebih kuat dan berenergi sebaiknya memilih asupan yang padat nutrisi. Karbohidrat sederhana tak terlalu disarankan. Sebab pelepasan energinya yang lebih cepat dan memiliki kadar indeks glikemik tinggi akan berdampak pada ketidakstabilan gula darah.
Sementara ada beberapa jenis karbohidrat yang dapat dikonsumsi jika ingin kenyang lebih lama. Seperti oatmeal, kentang, hingga ubi jalar yang disarankan dikonsumsi saat sahur sebagai pengganti nasi putih.
Berikut ini 5 karbohidrat alternatif yang lebih sehat dilansir dari berbagai sumber:
1. Oatmeal
Oatmeal merupakan salah satu sumber karbohidrat kompleks yang baik untuk dikonsumsi saat sahur. Makanan ini mengandung serat larut bernama beta-glukan yang dikenal mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kestabilan gula darah.
Serat dalam oatmeal juga membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat bertahan lebih lama. Hal ini sangat membantu saat berpuasa karena dapat mengurangi rasa lapar di siang hari.
Oatmeal juga mengandung protein, vitamin, serta mineral penting seperti magnesium dan zat besi. Kombinasi nutrisi ini membantu tubuh tetap berenergi selama menjalani puasa.
2. Nasi Merah
Nasi merah sering dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat dibandingkan nasi putih. Hal ini karena nasi merah masih memiliki lapisan kulit atau bran yang kaya serat, vitamin, dan mineral.
Serat yang tinggi membuat nasi merah dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga energi dilepaskan secara bertahap. Sehingga kadar gula darah lebih stabil dan rasa kenyang dapat bertahan lebih lama dibandingkan mengonsumsi nasi putih.
Nasi merah juga mengandung vitamin B, magnesium, serta antioksidan yang dapat menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh. Konsumsi nasi merah saat sahur dapat membantu tubuh memperoleh energi yang lebih stabil sepanjang hari.
(dfl/adr)