Uniknya Racikan Kuliner Melayu dan China di Restoran Violet Oon

ADVERTISEMENT

Uniknya Racikan Kuliner Melayu dan China di Restoran Violet Oon

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 26 Okt 2022 18:00 WIB
Uniknya Racikan Kuliner Melayu dan China  di Restoran Violet Oon
Foto: detikFood
Singapura -

Di restoran Violet Oon ini ada beragam sajian hidangan akulturasi Melayu-China yang unik. Dikenal sebagai hidangan peranakan atau Nonya.

Di Singapura, restoran Violet Oon merupakan salah satu restoran mewah yang populer dengan kelezatan hidangan khas peranakannya. Ada tiga restoran Violet Oon di sana, pertama di ION Orchard, National Gallery dan Jewel Changi Airport.

Restoran ini didirikan oleh chef asal Singapura bernama Violet Oon. Violet secara khusus menyajikan makanan peranakan,paduan kuliner Melayu dan China yang kemudian menjadi kuliner khas Singapura.

Chef sekaligus penulis buku resep ini sudah menjadi pakar kuliner di Singapura sejak tahun 1988. Lahir di Malaka, Malaysia, chef berusia 73 tahun ini sudah terlatih sejak muda untuk memasak kuliner peranakan.

Uniknya Racikan Kuliner Melayu dan China  di Restoran Violet OonUniknya Racikan Kuliner Melayu dan China di Restoran Violet Oon Foto: detikFood



Di restoran ini juga, pengunjung bisa menemukan makanan yang familiar di Indonesia. Misalnya di makanan pembuka, Chef Violet Oon menyajikan menu tahu goreng, sate ayam dan kuay pie tee yang mirip seperti lumpia basah di Indonesia.

Baca Juga: Food Vlogger Mark Wiens, Ajak Kulineran Seru di Singapura Lewat 'Food Affair'" selengkapnya

Kemudian gaya peranakannya juga bisa ditemukan di menu Daging Chabek. Di Minang, menu ini lebih akrab dengan nama daging balado. Bedanya Chef Violet, menggunakan potongan daging pipi sapi yang lembut dan lumer di mulut.

Begitu juga dengan rendang, rendang yang berasal dari Indonesia, disajikan dalam bentuk unik seperti bola-bola daging asal Swedia. Dengan saus rendang yang berbeda dengan rendang Minang. Sausnya lebih ringan meski santan dan rempahnya tetap terasa.

Uniknya Racikan Kuliner Melayu dan China  di Restoran Violet OonUniknya Racikan Kuliner Melayu dan China di Restoran Violet Oon Foto: detikFood

Tak hanya menyajikan kuliner peranakan Melayu Indonesia. Ada juga kuliner Melayu Malaysia dan Singapura, bisa dilihat dari menu Garam Assam Fish. Ikan berkuah ini rasanya mirip seperti asam laksa di Penang.

Begitu juga dengan gulai rebung yang dimasak dengan daging ayam dan santan. Serta mie laksa kering, dengan bumbu laksa Singapura yang creamy. Untuk sentuhan kuliner Melayu China, bisa ditemukan di menu Butter Prawn. Menggunakan udang segar, yang ditumis dengan saus telur asin yang enak. Atau menu Ngohiong dan wantan (pangsit).

Uniknya Racikan Kuliner Melayu dan China  di Restoran Violet OonUniknya Racikan Kuliner Melayu dan China di Restoran Violet Oon Foto: detikFood

Selain menu makanan peranakannya yang enak. Sajian penutupnya pun tak kalah menarik untuk dicoba. Misalnya Kueh Beng Kah, kue ini mirip sekali dengan kue bingka khas Banjarmasin. Rasanya manis gurih dan teksturnya empuk. Begitu juga dengan Gula Melaka Cake yang populer di Malaysia.

Bagi yang tertarik untuk makan di sini, pengunjung harus menyiapkan dana sekitar SGD 100 (Rp 1,1 juta) untuk dua orang. Karena kisaran harga makanan di sini sekitar 26 SGD - 40 SGD per porsi (Rp 286.000 - Rp 441.000).

Baca Juga: Wajib Mampir! 3 Restoran Populer di Singapura Ini Jarang Diketahui Oleh Turis" selengkapnya



Simak Video "Hari Ini Singapura Resmi Cabut Aturan Wajib Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT