Untuk Redakan Batuk, Amankah Memberikan Madu Pada Si Kecil?

Lusiana Mustinda - detikFood Jumat, 03 Agu 2018 14:58 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Flu dan batuk jadi salah satu kondisi yang paling umum menyerang bayi. Tapi, apakah boleh memberikan madu pada si kecil untuk redakan batuknya?

Ada beberapa faktor yang bisa timbulkan flu dan batuk. Mulai dari perubahan cuaca hingga sering mengonsumsi minuman dingin dan sistem imunitas yang sedang turun bisa terjadi terutama pada anak di bawah usia satu tahun.

Selain memeriksakan kesehatan ke dokter, beberapa ibu ternyata masih ada yang percaya pengobatan alami debngan bantuan madu. Tapi apakah madu ini aman untuk si kecil?

Untuk Redakan Batuk, Amankah Memberikan Madu Pada Si Kecil?Foto: iStock

Dikutip dalam NDTV (01/08), ahli gizi Dr. Rupali Datta mengatakan,"Secara tradisional, madu memang telah digunakan untuk membantu redakan batuk selama bertahun-tahun. Namun, sangat penting untuk memeriksakan si kecil apakah ada reaksi alergi," jelas Datta.

Baca juga: Madu dan Salad Buah Cegah Anak Terserang Flu dan Batuk

Ia juga menambahkan, anak usia di bawah enam bulan sebaiknya tidak diberikan madu. Namun setelah si kecil belajar makan di usia enam bulan hingga satu tahun, Anda bisa mencoba memberi sedikit madu. "Berhati-hatilah dengan kuantitas dan kualitas madu sebelum memberikannya pada si kecil," ujarnya.

Sedangkan menurut Dr. Subhash Rao selaku konsultan dokter anak di Hiranandani Hospital, Vashi (A Fortis Network Hospital) mengatakan,"Anak juga tidak harus diberikan madu bahkan jika si kecil sedang batuk. Untuk siapa saja dengan usia di atas 2 tahun bisa konsumsi madu untuk menyembuhkan batuk."

Untuk Redakan Batuk, Amankah Memberikan Madu Pada Si Kecil?Foto: iStock

"Karena viskositasnya, madu dapat membantu menenangkan mukosa yang meradang pada lapisan tenggorokan. Selain itu, madu memiliki beberapa sifat anti infeksi yang bermanfaat bagi anak," tambahnya.

Meskipun memiliki sifat anti bakteri, kadang-kadang madu juga mengandung spora bakteri yang dikenal dengan nama clostridium botulinum. Bakteri ini sering ditemukan dalam debu dan kotoran ketika terkontaminasi. Ini dapat menyebabkan keracunan makanan pada bayi yang disebut dengan botulism.

Bakteri ini tidak berbahaya untuk anak-anak di atas dua tahun dan orang dewasa. Karena mereka memiliki sistem pencernaan yang lebih kuat. Namun, bayi belum mengembangkan kemampuan tubuhnya untuk melawan spora. Sehingga memberikan madu pada bayi kurang dari enam bulan dapat menyebabkan bakteri berkembang biak.

Baca juga: WHO Rekomendasikan Madu untuk Atasi Batuk pada Anak (lus/odi)