Oma's Kitchen: Ah, Enaknya Sate Khas Sumba dan Breine Bonen Soep Racikan Oma

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 21 Okt 2015 12:12 WIB
Foto: detikFood
Jakarta - Di Oma's Kitchen, Anda dapat mencicip sate khas Sumba tanpa bumbu kacang ataupun kecap. Atau sup kacang merah yang hangat gurih. Enaknyaaa!

Selain Judas Kitchen dan Blackjack, di Food Fighters ada gerai makanan yang menarik perhatian. Oma's Kitchen menampilkan sosok Oma dalam logo gerainya. Tak ayal, hal ini membuat kami penasaran dengan menu yang ditawarkan.

Di papan menunya tertulis aneka menu seperti Chicken Satay, Lamb Satay, Chicken Mix Lamb, Rice Bowl Chicken, Rice Bowl Lamb, Ice Carica Fruit, Siomay Bumbu Oma, hingga Cireng Bumbu Oma. Melihat kami kebingungan memilih menu, sang pegawai memberi tahu adanya Paket Sate Bumbu Oma (SBO) Komplit. Pengunjung bisa memilih ingin sate ayam atau kambing.



Kami akhirnya memesan Paket SBO Komplit Ayam (Rp 50.000). Paket ini terdiri dari 5 tusuk sate ayam, nasi putih, sup brenebon, dan es buah carica. Semuanya disajikan dalam wadah sekali pakai yang praktis.

Sate ayamnya terlihat berlumuran bumbu pekat kecokelatan dengan jejak minyak masih terlihat. Ada taburan bawang goreng di atasnya. Bumbu sate di sini unik karena tidak menggunakan bumbu kacang ataupun kecap.




“Bumbunya sendiri ada gula yang dikaramelisasi pada suhu tertentu lalu dicampur dengan rempah lainnya,” ujar Mark Ricardo Najoan (Marky), cucu dari Oma Carolina Louk, sang pemilik resep orginal Bumbu Oma yang berasal dari Sumba – NTT kepada detikFood (19/10).

Tercecap rasa manis, gurih, dan pedas saat kami mencicip potongan daging dan gajih dalam setusuk sate ini. Rasa manis paling dominan muncul mengingat bumbu utamanya berupa gula. Kami juga merasakan jejak ketumbar dan merica. Disuap dengan nasi hangat, barulah terasa tambah nikmat.

Marky bercerita Oma's Kitchen 'lahir' dari kenangan masa kecilnya bersama sang Oma. “Sejak kecil saya sangat menyukai sate buatan Oma dan bercita-cita memperkenalkan sate ini secara luas.”

Sambil mencicip sate, kami tertarik menyeruput sup brenebon. Ada aroma gurih dari sajian sup asal Belanda ini. Sup brenebon atau bruine bonen soep terbuat dari kacang merah yang dihaluskan, lengkap dengan suwiran daging ayam dan potongan sosis.



Tekstur sup cenderung kental dengan warna cokelat kemerahan. Kami mendapati rasa pekat kacang merah yang gurih enak. Selipan daging ayam dan sosis yang empuk menambah kenikmatan sajian ini.

Sebagai pelepas dahaga, ada es buah carica yang berwarna semarak. “Carica adalah buah asli dari dataran tinggi Dieng atau sering disebut pepaya gunung” ujar Marky yang telah menjalankan Oma's Kitchen sejak 6 Agustus 2015.

Di dalam es ini juga terdapat anggur dan selasih. Mirip seperti fruit cocktail, potongan buah tersebut dicampur dengan air gula. Rasanya manis segar dengan tekstur buah carica yang kenyal enak.

Puas dengan paket mengenyangkan ini, kami tergoda aneka puding yang dijual di Oma's Kitchen bernama Memom. Ada pilihan Green Tea, Choco Kit Kat, Irish Coffee, Jelloreo, dan Milo Lego. Kami akhirnya mencoba Milo Lego (Rp 18.000).



Sesuai namanya, puding ini adalah puding cokelat yang dibuat dari susu Milo dengan bentuk lego yang menggemaskan. Disajikan dalam cup plastik, puding kotak berukuran lumayan besar ini 'terendam' dalam vla vanilla yang kental. Paduan puding cokelat dengan vla vanilla memang tak pernah gagal memanjakan selera.

Jika ingin makan kenyang dengan menu tradisional sekaligus mencicip puding enak, Oma's Kitchen bisa jadi pilihan siang ini. Yuk mampir!

Oma's Kitchen
Food Fighters – Blok M Square
(dekat Fave Hotel Melawai)
Jl. Melawai IV No. 7
Instagram: satebumbuoma
Twitter: @satebumbuoma

(adr/odi)