Tekanan darah tinggi bisa diatasi lewat memilih asupan yang tepat. Untuk minuman, coba konsumsi rutin jenis minuman ini untuk bantu jaga tekanan darah.
Menjaga tekanan darah ternyata tak hanya soal mengurangi garam atau memilih makanan tertentu. Minuman yang dikonsumsi sehari-hari juga penting diperhatikan.
Pilihlah minuman yang dikemas dengan senyawa baik untuk pembuluh darah. Mulai dari kalium, nitrat, flavonoid hingga antioksidan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan tersebut dapat ditemukan pada teh herbal hingga jus buah. Manfaatnya dikaitkan dengan kesehatan jantung dan tekanan darah.
Dikutip dari Eating Well (18/6) berikut 5 minuman agar tekanan darah tetap stabil.
1. Jus Plum
Jus buah plum mengandung antioksidan, kalium, dan serat. Foto: Getty Images/iStockphoto/bergamont |
Jus buah plum mengandung antioksidan, kalium, dan serat yang dikaitkan dengan kesehatan jantung serta tekanan darah. Secangkir jus prune kalengan mengandung 2,5 gram serat.
"Riset menunjukkan asupan serat lebih tinggi berkaitan dengan tekanan darah dan kesehatan jantung yang lebih baik," ujar ahli gizi Dani Lebovitz, M.S., RDN.
Selain itu, ada kandungan 707 mg kalium dan Lebovitz juga menyebut mikrobioma usus berpotensi berperan dalam mengatur tekanan darah.
2. Teh Rosella
Bunga rosella bisa diracik menjadi teh yang menyehatkan. Teh rosella mengandung polifenol yang dapat membantu melemaskan pembuluh darah.
"Seduh teh selama 5-10 menit untuk mengeluarkan rasa dan senyawa tanaman yang bermanfaat," ujar Lebovitz.
Kandungan polifenolnya juga berpotensi menghambat enzim yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Lebvits menyarankan teh hibiscus disajikan dingin dengan buah beri beku saat cuaca panas.
3. Jus Delima
Jus delima mengandung antioksidan seperti punicalagin dan antosianin. Foto: Getty Images/PhotoIris2021 |
Jus delima mengandung antioksidan seperti punicalagin dan antosianin. Antioksidan tersebut yang berperan mendukung elastisitas pembuluh darah.
Konsumsi delima secara rutin juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Ahli gizi Payton Brewer menyarankan tidak menambahkan gula.
"Pilih jus delima 100% tanpa tambahan gula, bukan jenis cocktail," ujar Payton Brewer, M.S., RD, CPT.
4. Jus Bit
Jus bit kaya akan nitrat yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Senyawa ini membantu pembuluh darah rileks dan melebar sehingga aliran darah lebih lancar.
"Jus bit memiliki rasa yang kuat dan earthy," ujar Lebovitz. Ia menyarankan mencampurnya dengan jus apel atau bahan segar seperti lemon dan jahe agar rasanya lebih ringan.
Riset menunjukkan konsumsi jus bit setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi. Pilih jus bit alami tanpa campuran gula dan sirup.
5. Jus Jeruk
Jus jeruk mengandung hesperidin, flavonoid dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi Foto: Getty Images/Vivian1623 |
Jus jeruk mengandung hesperidin, flavonoid dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi. Konsumsi 500 ml jus jeruk per hari selama 12 minggu dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik.
"Efeknya bisa muncul setelah satu kali konsumsi, tetapi manfaat yang lebih kuat terlihat setelah dikonsumsi rutin," ujar ahli gizi Lauren Manaker, M.S., RDN, LD.
Meski begitu, sebagian besar asupan buah sebaiknya tetap berasal dari buah utuh. Batasi porsinya karena jus tidak memberikan serat sebanyak buah jeruk utuh.
Simak Video "Melawan Dampak Buruk Polusi Udara dengan Teh Hijau"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN