Makan 5 Porsi Buah dan Sayur Belum Tentu Sehatkan Jantung, Kenapa Ya?

Makan 5 Porsi Buah dan Sayur Belum Tentu Sehatkan Jantung, Kenapa Ya?

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 14 Jun 2026 06:00 WIB
Balanced diet Organic Healthy food Clean eating selection Including Certain Protein Prevents Cancer: fish, meat, fruit, vegetable, cereal, leaf vegetable
Foto: iStock
Jakarta -

Selama ini banyak ahli kesehatan merekomendasikan konsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, penelitian terbaru mengungkap jumlah tersebut belum tentu cukup untuk memberikan manfaat optimal bagi kesehatan jantung.

Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Reading, Harvard Medical School, University of California Davis, dan Mars Inc. menemukan bahwa jenis buah dan sayuran yang dikonsumsi ternyata memiliki peran penting.

Dlansir dari Fox News (13/06/2026), peneliti menyoroti kandungan flavanol, yaitu senyawa antioksidan alami pada tanaman yang diketahui dapat membantu melancarkan aliran darah, mengurangi peradangan, dan menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam penelitian tersebut, tim peneliti menganalisis pola makan dan data biomarker lebih dari 30.000 orang dewasa di Amerika Serikat dan Inggris.

Hasilnya menunjukkan bahwa kurang dari 25 persen responden yang sudah memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayuran mampu mencapai asupan flavanol sebesar 500 miligram per hari, jumlah yang sebelumnya dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung.

ADVERTISEMENT
Cropped image, Diet woman eating a fresh healthy salad with grilled chicken breast or chicken fillet and orange juice at the dining table.Sepiring sayuran sehat. Foto: Getty Images/BongkarnThanyakij

Penulis utama studi, Javier Ottaviani, menjelaskan bahwa banyak orang menganggap konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan senyawa bermanfaat tersebut.

"Flavanol dapat secara signifikan menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, tetapi hanya jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup," ujarnya.

Ia menambahkan, pilihan buah dan sayuran yang dikonsumsi sehari-hari ternyata lebih menentukan daripada sekadar jumlahnya.

Menurutnya, menambahkan segenggam blackberry, satu buah apel utuh, atau secangkir teh hijau saat makan dapat membantu meningkatkan asupan flavanol dari makanan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food & Function itu juga mengidentifikasi sejumlah sumber flavanol terbaik. Beberapa di antaranya adalah plum, cranberry, blackberry, teh hijau, kacang fava, ceri, apel yang dimakan bersama kulitnya, stroberi, blueberry, dan kacang pinto.

Woman eating tasty granola with berries, yogurt and seeds, closeupMenu sehat untuk jantung. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

Dalam keterangan resminya, University of Reading menyebut bahwa memasukkan buah blueberry, plum, blackberry, kacang fava, atau ceri ke dalam menu harian dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan jantung.

Profesor Gunter Kuhnle dari University of Reading mengatakan bahwa pesan untuk mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran per hari tetap relevan. Namun, ia menilai orang-orang perlu lebih memperhatikan jenis buah dan sayuran yang dipilih.

"Lima porsi sayuran dan buah setiap hari tetap merupakan pesan yang tepat, tetapi mungkin kita perlu memikirkan lebih cermat lima jenis sayuran dan buah apa yang harus dikonsumsi," pungkas Kuhnle.



(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads