×
Ad

Efek Makan Ayam Setiap Hari, Apakah Baik Atau Buruk Bagi Kesehatan?

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 02 Sep 2026 05:00 WIB
Foto: Getty Images/Thai Liang Lim
Jakarta -

Banyak orang mungkin memilih untuk mengonsumsi ayam setiap hari. Namun, apakah pilihan ini sehat atau justru memberikan efek buruk? Berikut penjelasannya!

Ayam sering menjadi pilihan banyak orang karena merupakan sumber protein yang murah dan mudah diolah. Bahkan, ayam sering dipilih ketika seseorang sedang melakukan diet.

Namun, sumber protein serbaguna ini perlu diperhatikan dari sisi potongan, cara pengolahan, dan jumlah batasan konsumsinya. Ayam yang dimakan setiap hari bisa menawarkan efek baik maupun buruk bagi kesehatan tubuh.

Dilansir dari Martha Stewart Living (30/8/2026), berikut penjelasan nutrisi ayam serta efek konsumsi ayam setiap hari menurut ahli.

Mengenal nutrisi dalam ayam

Daging ayam mengandung sejumlah nutrisi bermanfaat, Foto: Site News

Ahli Mary Morawetz, MS, RD mencatat jika ayam merupakan sumber protein lengkap berkualitas tinggi yang mengandung semua sembilan asam amino esensial untuk mendukung perbaikan otot, kekebalan tubuh, dan menawarkan energi sehari-hari.

Tetapi keunggulan ayam bukan hanya soal kuantitas protein, melainkan juga efisensinya. Menurut Morawetz, ayam memberikan asupan protein lengkap dan besar dengan lemak minimal dan nol karbohidrat, sehingga bisa dengan mudah mencapai target harian tanpa kalori berlebih.

Terlepas dari nutrisi di dalam ayam, ahli gizi tetap menyarankan untuk mengonsumsi makanan bervariatif. Jangan hanya fokus terhadap ayam, tetapi bisa mengonsumsi ikan, telur, kacang-kacangan, hingga protein nabati secara bergantian.

Pilihan daging putih vs daging gelap

Dalam hal nutrisi, beberapa orang mungkin bingung menentukan apakah lebih baik konsumsi daging ayam putih atau daging ayam gelap.

Ahli Lauren Slayton, MS, RD menegaskan bahwa dada ayam dengan porsi idealnya, yaitu 170.1 sampai 226.8 gram dapat menyediakan sekitar 50 gram protein.

Kandungan protein ini sedikit lebih rendah daripada daging ayam bagian gelap yang kandungan lemaknya lebih tinggi. Namun, daging ayam gelap lebih unggul dalam hal nutrisi karena menyediakan lebih banyak zat besi dan seng daripada daging putih. Kedua potongan daging ini sama-sama menyediakan vitamin B, seperti niasin, B6, dan B12, selenium, serta fosfor.

Fleksibilitas ayam juga membuatnya cocok untuk diolah dengan berbagai macam diet, seperti diet tinggi protein dan rendah karbohidrat, hingga diet ala Mediterania.




(aqr/adr)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork