Sulit Tidur dan Mudah Stres? Coba Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Tidur

Sulit Tidur dan Mudah Stres? Coba Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Tidur

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Jumat, 03 Jul 2026 06:00 WIB
Asian woman sleeping, high angle view of beautiful young woman lying in bed and keeping eyes closed
Foto: Getty Images/ONB
Jakarta -

Makanan yang dikonsumsi malam hari ternyata dapat memengaruhi respons tubuh terhadap stres. Pilih makanan kaya magnesium, serat, dan omega-3 untuk bantu tubuh lebih rileks serta tidur berkualitas."

Kualitas tidur bisa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Pastikan memilih jenis makanan yang tepat agar tidur bisa lebih nyenyak, berkualitas, dan pastinya bebas stres.

Mulailah dari kebiasaan kecil seperti mengubah pola makan. Pilih sumber nutrisi yang tepat dari makanan kaya magnesium, serat, dan omega-3.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Verywell Health (25/6/2026), berikut 7 makanan yang bisa dikonsumsi malam hari sebelum tidur agar bebas stres dan bisa tidur nyenyak:

1. Alpukat

Stres dapat menyebabkan berkurangnya magnesium sehingga mengganggu tidur dan meningkatkan kecemasan. Mengonsumsi makanan kaya magnesium secara teratur, seperti alpukat, dapat membantu tubuh mengelola stres dengan lebih baik.

ADVERTISEMENT

Serat dalam alpukat juga bisa membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Jadi bisa mengurangi kemungkinan makan berlebih atau stres saat makan.

2. Sayuran

Ragam sayuran mengandung serat yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Penelitian menunjukkan pola makan kaya serat dapat mengurangi risiko stres, kecemasan, dan depresi.

Sayuran berdaun hijau paling disarankan karena kaya magnesium dan folat. Magnesium dapat membantu mengendurkan otot dan saraf. Sedangkan folat bantu tubuh memproduksi hormon dopamin yang membuat kamu merasa nyaman.

3. Buah

Campuran buah beriFoto: Freepik/azerbaijan_stockers

Seperti halnya sayuran, buah mengandung serat, vitamin, dan mineral. Kombinasi ini bagus untuk membantu tubuh mengelola stres.

Vitamin C dapat membantu mengatur kadar kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Beberapa buah yang mengandung vitamin C antara lain beri dan buah jeruk. Kamu juga bisa memilih pisang karena mengandung karbohidrat kompleks, kalium, dan magnesium.

4. Protein rendah lemak

Protein menyediakan asam amino yang membantu membangun hormon dan neurotransmiter yang terlibat dalam respons stres tubuh. Kekurangan protein dapat berdampak negatif pada suasana hati dan fungsi otak.

Pilihlah sumber protein rendah lemak, seperti ikan, dada ayam, dan telur. Pada telur ada bonus tambahan. Kadar vitamin D dan B-nya yang cukup tinggi bisa mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.

5. Makanan kaya omega-3

Asam lemak omega-3 memiliki efek antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi kecemasan. Penelitian menunjukkan bahwa omega-3 juga dapat membantu melindungi tubuh dari lonjakan kortisol.

Manfaat tambahannya juga termasuk mendukung kesehatan otak dan jantung. Kamu bisa mengandalkan asupan omega-3 dari ikan kembung, salmon, edamame, kacang walnut, hingga biji chia.

6. Sumber probiotik dan prebiotik

Sekitar 95% reseptor serotonin ditemukan di lapisan usus, yang menghubungkan usus dengan otak.

Makanan yang mengandung probiotik, prebiotik, dan serat membantu meningkatkan mikrobioma usus yang sehat, yang dapat membantu mendukung kesehatan mental. Sumbernya antara lain, yogurt, kimchi, tempe, kombucha, hingga kefir.

7. Teh

Healthy chamomile tea poured into white cup. Teapot and spoon, glass jar of daisy medicinal herbs.Foto: iStock

Konsumsi teh juga dapat diandalkan untuk menciptakan tidur nyenyak, berkualitas, dan bebas stres. Pilih teh chamomile dan lavender yang sama-sama memiliki efek menenangkan dan rileks.

Karena secara alami bebas kafein, keduanya merupakan pilihan yang baik untuk diminum di malam hari. Teh peppermint dan lavender juga telah terbukti meningkatkan kualitas tidur.

Halaman 2 dari 2
(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads