Tak cuma rendah kalori, beberapa sayuran ini kaya serat dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi lemak viseral atau lemak yang mengendap di perut.
Lemak yang mengendap di area perut atau lemak viseral kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk risiko penyakit kronis.
Selain rutin berolahraga, pola makan sehat berperan penting untuk mengatasinya. Konsumsi sayuran tertentu dapat membantu mendukung proses pengurangan lemak viseral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa sayuran kaya serat, antioksidan, dan senyawa antiinflamasi. Nutrisi tersebut membantu menjaga metabolisme tubuh sekaligus mendukung pengelolaan berat badan.
Dikutip dari Eating Well (3/7) berikut 5 jenis sayuran untuk hempas lemak mengendap di perut:
1. Bayam
Ilustrasi bayam Foto: Getty Images/solidcolours |
Bayam dikenal sebagai sayuran kaya nutrisi. Sayuran hijau ini mengandung lutein, zeaxanthin, dan beta karoten yang termasuk kelompok karotenoid.
Karotenoid merupakan senyawa antioksidan yang banyak ditemukan pada sayur berwarna cerah. Senyawa ini membantu melawan peradangan dan mengurangi penumpukan lemak.
Sejumlah penelitian menunjukkan kadar karotenoid yang tinggi berkaitan dengan lebih sedikit lemak viseral di perut. Serat dalam bayam yang tinggi juga bantu kenyang lebih lama.
2. Kembang Kol
Kembang kol termasuk sayuran cruciferous yang kaya akan senyawa glukosinolat. Saat dikunyah, senyawa ini berubah menjadi sulforaphane yang bermanfaat bagi tubuh.
Sulforaphane dikaitkan dengan penurunan peradangan dan peningkatan sensitivitas insulin. Kedua manfaat tersebut membantu mengurangi risiko penumpukan lemak viseral.
Selain kembang kol, brokoli bisa menjadi alternatif yang tak kalah sehat. Brokoli rendah kalori, kaya serat, dan membantu kenyang lebih lama sehingga mendukung proses penurunan berat badan.
3. Artichoke
Artichoke Foto: Getty Images/Funwithfood |
Artichoke termasuk sayuran dengan kandungan serat yang sangat tinggi. Nutrisi ini membantu memberi rasa kenyang lebih lama dan mengurangi asupan kalori harian.
Serat pada artichoke juga berperan menjaga kesehatan mikrobiota usus. Bakteri baik di usus diketahui memiliki hubungan dengan pengelolaan berat badan dan lemak tubuh.
Satu buah artichoke ukuran sedang mengandung sekitar 7 gram serat. Menariknya, jumlah tersebut hanya menyumbang sekitar 65 kalori sehingga cocok untuk diet.
4. Kol Ungu
Kol ungu ilustrasi. Foto: iStock |
Kol ungu dikenal kaya akan antosianin, pigmen alami yang memberi warna ungu kemerahan. Senyawa antioksidan ini diduga membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan antosianin berkaitan dengan berkurangnya lemak viseral. Manfaat ini diduga berasal dari kemampuannya mendukung keseimbangan bakteri baik di usus.
Selain kol ungu, kimchi berbahan sawi putih juga menarik untuk dikonsumsi. Makanan fermentasi ini kaya probiotik yang dikaitkan dengan penurunan lemak perut dan kesehatan pencernaan.
5. Brussels Sprouts
Brussels sprouts termasuk sayuran cruciferous yang kaya nutrisi. Sayuran ini mengandung sulforaphane dan karotenoid yang dikaitkan dengan pengurangan lemak viseral.
Sulforaphane juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang baik untuk tubuh. Senyawa ini membantu menurunkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.
Selain itu, Brussels sprouts juga mengandung serat tinggi. Serat tersebut berperan membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN