Pernah melihat lapisan putih pada anggur? Lapisan yang kerap dianggap sebagai jamur itu ternyata bermanfaat. Ini faktanya!
Jangan salah sangka, lapisan putih pada kulit anggur belum tentu jamur. Kenali fakta tentang bloom, lapisan alami yang membantu menjaga kesegaran buah.
Saat membeli anggur, kamu mungkin pernah menemukan lapisan putih tipis pada permukaan kulitnya. Banyak orang mengira lapisan tersebut adalah jamur atau kotoran.
Lapisan putih pada kulit anggur tersebut sering menimbulkan tanda tanya. Tak sedikit orang yang langsung mencucinya atau bahkan enggan memakan buah tersebut.
Faktanya, tidak semua lapisan putih pada anggur berbahaya. Sebagian besar merupakan lapisan alami yang terbentuk selama buah tumbuh.
Dikutip dari The Take Out (27/12/24) berikut penjelasannya:
1. Lapisan Putih pada Anggur Tak Selalu Jamur
Banyak orang khawatir saat melihat lapisan putih pada permukaan anggur. Sekilas, tampilannya memang mirip jamur yang menempel pada buah.
Padahal lapisan tersebut umumnya aman untuk dikonsumsi. Lapisan alami itu dikenal dengan nama bloom.
Bloom merupakan lapisan lilin yang diproduksi langsung oleh buah. Keberadaannya menjadi tanda anggur masih terlindungi secara alami.
2. Bloom Juga Ditemukan pada Buah Lain
Bloom tidak hanya muncul pada anggur, tapi juga dapat ditemukan pada plum, apel, dan kubis.
Tampilannya berupa lapisan tipis berwarna putih atau kebiruan. Teksturnya menyerupai bubuk halus yang menempel di kulit buah.
Karena terlihat seperti debu, banyak orang menganggapnya kotoran. Padahal lapisan ini terbentuk secara alami selama proses pertumbuhan buah.
(raf/adr)