Biji kopi arabika dan robusta punya perbedaan rasa, kandungan kafein, hingga manfaat sehat. Kenali perbedaannya untuk menentukan kopi yang paling cocok diminum.
Kopi arabika dan robusta jadi dua jenis kopi paling populer di dunia. Keduanya punya rasa, kandungan, dan karakter yang berbeda.
Banyak orang menganggap arabika lebih premium dibanding robusta. Padahal, masing-masing biji kopi punya keunggulan tersendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari 40thievescoffee.com (7/3) berikut 5 perbedaan arabika dan robusta yang bisa menentukan mana kopi paling cocok untuk dinikmati:
1. Tempat Tumbuh Biji Kopi
Ilustrasi kebun kopi. Foto: Agung Pambudhy |
Arabika tumbuh baik di dataran tinggi dengan suhu sejuk. Proses matang yang lambat membuat rasanya lebih kompleks.
Sementara Robusta tumbuh di dataran rendah dengan suhu panas dan lembap. Tanaman ini juga lebih tahan penyakit dan hama.
Karena lebih sulit dibudidayakan, harga arabika biasanya lebih mahal. Sementara robusta lebih mudah diproduksi dalam jumlah besar.
2. Kandungan Kafein
Robusta punya kandungan kafein lebih tinggi dibanding arabika. Kafein robusta sekitar 2,2-2,7%, sedangkan arabika 1,2-1,5%.
Karena kandungan kafeinnya tinggi, robusta terasa lebih pahit dan kuat. Efek stimulasinya juga lebih terasa di tubuh.
Arabika cocok dikonsumsi oleh mereka yang sensitif terhadap kafein berlebih. Rasanya lebih ringan dan nyaman diminum berkali-kali.
3. Perbedaan Rasa dan Aroma
Ilustrasi biji kopi robusta. Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya |
Arabika terkenal dengan rasa fruity dan aroma floral yang kompleks. Jenis kopi ini juga punya tingkat asam yang lebih cerah.
Sementara robusta punya rasa earthy dan pahit yang dominan. Body kopinya lebih tebal dengan sensasi kuat di mulut.
Arabika sering dipilih untuk pour over dan manual brew. Sedangkan robusta cocok dijadikan espresso atau kopi susu.
4. Kandungan Antioksidan
Robusta mengandung antioksidan dan asam klorogenat lebih tinggi. Kandungan ini berkaitan dengan efek perlindungan sel tubuh.
Namun, kadar kafein tinggi pada robusta bisa memicu jantung berdebar. Sebagian orang juga lebih sensitif terhadap rasa pahitnya.
Sedangkan Arabika dianggap lebih ramah untuk lambung dan nyaman diminum harian. Namun, pilihan terbaik tetap tergantung kondisi tubuh masing-masing.
5. Mana yang Lebih Bagus?
Ilustrasi biji kopi Arabika. Foto: Rifkianto Nugroho |
Tidak ada jenis kopi yang mutlak lebih bagus dari lainnya. Arabika dan robusta punya karakter dan penikmat berbeda.
Arabika cocok untuk pencinta kopi dengan rasa ringan dan kompleks. Jenis ini populer di kalangan penikmat specialty coffee.
Untuk Robusta, cocok dinikmati mereka yang suka kopi kuat dan tinggi kafein. Karakternya juga pas dipadukan dengan susu atau gula.
Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN