Cuaca panas ekstrem di Indonesia akhir-akhir ini membuat tubuh lebih mudah lelah dan kehilangan cairan. Untuk itu, hindari mengonsumsi makanan-makanan ini.
Suhu tinggi di berbagai kota di Indonesia belakangan ini membuat tubuh jadi lebih mudah lelah dan berkeringat. BMKG memprediksi cuaca panas dan terik masih akan berlangsung hingga awal Mei 2026, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan ekuator.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta memperbanyak konsumsi air putih guna menghindari dampak buruk akibat paparan panas ekstrem.
Selain menjaga asupan air putih yang cukup, pemilihan makanan juga berperan penting dalam menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Beberapa jenis makanan justru dapat meningkatkan panas tubuh dan membuat kondisi semakin tidak nyaman.
Dilansir dari Curytales (28/04/2026), berikut lima jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat cuaca panas melanda.
1. Gorengan
Makanan yang digoreng seperti gorengan, ayam crispy, hingga camilan berminyak sebaiknya dibatasi saat cuaca panas. Kandungan lemak yang tinggi membuat makanan ini lebih sulit dicerna oleh tubuh.
Proses pencernaan tersebut memicu peningkatan panas dalam tubuh melalui proses metabolisme. Selain itu, kandungan garam yang tinggi juga dapat mempercepat dehidrasi. Akibatnya, tubuh terasa lebih berat, mudah lelah, dan kurang segar sepanjang hari.
Sebagai alternatif, pilih makanan yang lebih ringan seperti makanan yang dikukus, rebus, atau berbahan dasar yoghurt agar tubuh tetap nyaman di tengah cuaca panas.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas memang menggugah selera dan menambah nafsu makan, tetapi konsumsinya perlu dibatasi saat cuaca panas. Kandungan capsaicin dalam cabai dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu keringat berlebih.
Meski keringat membantu mendinginkan tubuh, jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, kondisi ini justru bisa menyebabkan dehidrasi.
Selain itu, makanan pedas juga dapat memicu gangguan pencernaan seperti asam lambung dan rasa tidak nyaman di perut. Untuk menyiasatinya, pilih makanan dengan bumbu ringan dan padukan dengan bahan segar seperti mentimun.
3. Minuman Berkafein
Minuman seperti kopi, teh, dan minuman energi sering menjadi pilihan sehari-hari. Namun, saat cuaca panas, konsumsi minuman berkafein sebaiknya dikurangi.
Kafein bersifat diuretik ringan yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, sehingga tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang berujung pada produksi panas tambahan.
Jika dikonsumsi berlebihan, kondisi ini dapat membuat tubuh semakin tidak nyaman. Sebagai gantinya, pilih minuman yang lebih menyegarkan seperti air kelapa, air lemon, atau jus buah segar.
(sob/adr)