Suka Ngopi Malam? Hati-Hati, Bisa Bikin Lebih Impulsif Menurut Studi Ini

Ngopi Yuk!

Suka Ngopi Malam? Hati-Hati, Bisa Bikin Lebih Impulsif Menurut Studi Ini

Riska Fitria - detikFood
Senin, 20 Apr 2026 07:00 WIB
Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan
Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Studi terbaru ungkap minum kopi di malam hari bisa picu perilaku impulsif, terutama pada perempuan. Efek kafein juga berbeda dibanding saat diminum siang hari.

Minum kopi di malam hari sering jadi andalan untuk tetap terjaga. Apalagi bagi pekerja shift atau mereka yang aktif hingga larut malam.

Namun, kebiasaan ini ternyata bisa memicu efek yang tak terduga. Salah satunya berkaitan dengan perubahan perilaku yang lebih impulsif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebuah studi terbaru pun menyoroti dampak kafein di malam hari. Hasilnya menunjukkan efeknya berbeda dibanding saat diminum di siang hari.

Dikutip dari deccanherald (6/4) berikut penjelasannya:

1. Hasil dari penelitian

Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKonsumsi kopi sebelum tidur disebut bisa memicu perilaku impulsif. Foto: Ilustrasi iStock

Penelitian dari University of Texas at El Paso di Texas, Amerika Serikat menemukan efek unik kafein saat diminum malam hari. Konsumsi kopi sebelum tidur disebut bisa memicu perilaku impulsif.

ADVERTISEMENT

Temuan ini menarik karena efek kafein berbeda antara siang dan malam. Dampaknya juga disebut relevan bagi pekerja shift dan tenaga medis.

Peneliti menilai waktu konsumsi kafein berperan besar pada respons tubuh. Bukan hanya jumlah, tapi juga jam minum yang menentukan efeknya.

2. Percobaan dilakukan pada lalat buah

Studi ini menggunakan Drosophila melanogaster yang sering dipakai dalam eksperimen ilmiah. Lalat ini punya kemiripan sistem saraf dengan manusia.

Peneliti memberi kafein dalam berbagai kondisi berbeda. Mulai dari siang hari, malam hari, hingga kondisi kurang tidur.

Tujuannya untuk melihat tingkat impulsivitas lalat. Respons mereka diamati saat terkena hembusan angin yang tidak disukai.

3. Hasilnya, lalat jadi lebih nekat di malam hari

Coffee cup and coffee beans on  gray background, Black coffee cup aromaticIlustrasi kopi hitam. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

Lalat normal akan berhenti saat terkena angin kencang. Namun yang diberi kafein malam hari justru tetap bergerak.

Mereka cenderung bertindak lebih berisiko dan sulit dikendalikan. Bahkan terbang secara agresif tanpa menghindari rangsangan.

Kecepatan geraknya juga meningkat drastis. Beberapa tercatat melaju lebih dari 60 mm per detik.

4. Efek ini tak terkait kurang tidur

Peneliti menemukan perilaku impulsif ini bukan karena kurang tidur. Juga bukan akibat hiperaktif semata.

Kafein malam justru mengganggu kontrol motorik lalat. Hal ini membuat respons terhadap bahaya jadi menurun.

Sebaliknya, kafein di siang hari memberi efek berbeda. Ini menunjukkan kaitan dengan ritme sirkadian tubuh.

5. Lalat betina lebih terdampak

Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietIlustrasi es Americano. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

Penelitian juga menemukan perbedaan antara jantan dan betina. Lalat betina menunjukkan perilaku lebih impulsif.

Peneliti menduga efek ini bisa terjadi juga pada manusia. Terutama pada perempuan yang sensitif terhadap kafein malam.

Konsumsi kafein berlebih juga dikaitkan dengan perilaku berisiko. Termasuk pada remaja dan dewasa muda dalam studi lain.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video Top 5: Label Nutri-Level Dirilis hingga D4vd Ditangkap soal Pembunuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads