Bagi banyak orang, minum kopi sudah jadi bagian dari rutinitas pagi yang sulit ditinggalkan. Agar efeknya tetap aman untuk tubuh, ada beberapa aturan yang disarankan ahli gizi. Ini daftarnya.
Kafein pada kopi kerap diandalkan untuk meningkatkan fokus dan produktivitas terutama di pagi hari, tetapi tidak jarang justru menimbulkan efek samping seperti gelisah, lemas, hingga penurunan energi.
Ternyata manfaat kopi tidak hanya ditentukan oleh jumlah yang dikonsumsi, tetapi juga waktu meminumnya. Kebiasaan yang keliru, seperti minum kopi terlalu cepat setelah bangun, bisa membuat tubuh tidak merespons optimal.
Berdasarkan penjelasan ahli gizi dan neurolog yang dilansir dari Wired (06/04/2026), memahami waktu terbaik minum kopi menjadi kunci agar manfaatnya maksimal tanpa memicu kecemasan atau gangguan energi sepanjang hari.
1. Tunda Minum Kopi Satu Jam Setelah Bangun
Meminum kopi segera setelah bangun tidur ternyata tidak selalu ideal. Ahli saraf (neurolog) Ella Akkerman dari Washington D.C, Amerika, menjelaskan bahwa kafein pada kopi dapat meningkatkan energi dengan menghambat adenosin. Namun, hormon kortisol juga meningkat alami saat bangun.
"Kortisol biasanya memuncak sekitar pukul 07.00-08.00 pagi," ujar ahli gizi Julia Zumpano. Jika kopi diminum di waktu ini, kecemasan (anxiety) dan efek gelisah pada seseorang bisa meningkat.
Menunda konsumsi kopi sekitar satu jam setelah bangun menjadi alternatif yang lebih aman untuk membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang pagi.
2. Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh
Meski dianjurkan menunda minum kopi satu jam setelah bangun tidur, akan tetapi kebutuhan tiap orang bisa berbeda. Ritme sirkadian atau jam biologis tentunya memengaruhi waktu terbaik konsumsi kafein.
Menurut Ella Akkerman, orang yang terbiasa bangun lebih siang memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih lambat. Sebaliknya, mereka yang bangun pagi mengalami lonjakan energi lebih awal.
Oleh karena itu, penting memahami sinyal tubuh masing-masing. Jadi aturan waktu minum kopi sebenarnya kembali lagi pada kondisi tubuh masing-masing.
3. Jangan Minum Kopi Saat Perut Kosong
Banyak orang menjadikan kopi sebagai menu sarapan mereka, padahal minum kopi saat perut masih kosong dapat memicu gangguan pencernaan dan penurunan energi.
Ella Akkerman menjelaskan bahwa kafein dari kopi bisa memicu pelepasan glukosa dari hati, padahal cadangan gula tubuh di pagi hari biasanya rendah. Kondisi ini bisa menyebabkan hipoglikemia, ditandai dengan tubuh gemetar dan lemas.
Untuk menghindarinya, konsumsi makanan ringan seperti karbohidrat kompleks dan protein sebelum minum kopi. Dengan cara ini, energi tubuh lebih stabil dan risiko 'crash' atau lemas di pagi hari bisa dihindari.
Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
(sob/adr)