5 Teh Herbal yang Ampuh Hempas Kolesterol Usai Lebaran

5 Teh Herbal yang Ampuh Hempas Kolesterol Usai Lebaran

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 24 Mar 2026 06:00 WIB
Shogayu, teh jahe Jepang
Foto: iStock
Jakarta -

Konsumsi banyak makanan bersantan saat lebaran dapat memicu kolesterol tinggi. Untuk mengatasinya, konsumsi 5 jenis teh herbal berkhasiat ini.

Makanan lebaran identik dengan penggunaan banyak santan. Santan sebenarnya tidak mengandung kolesterol, tetapi tinggi akan lemak jenuh yang bisa memicu LDL atau kolesterol jahat jika dikonsumsi berlebihan.

Santan bisa jadi pemicu kolesterol tinggi karena pemanasan berulang-ulang mengubah lemaknya menjadi lemak jenuh. Santan juga biasa dikombinasikan dengan bahan utama, seperti daging atau jeroan yang juga berlemak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengatasi kolesterol tinggi, kamu bisa mengonsumsi beberapa jenis teh herbal. Teh herbal umumnya kaya akan senyawa polifenol, flavonoid, hingga katekin yang bisa menghambat oksidasi kolesterol jahat hingga menjaga kadar kolesterol total tetap stabil.

ADVERTISEMENT

Teh herbal juga merupakan minuman yang mudah dicari ataupun dibuat sendiri di rumah. Menjadikannya pilihan yang praktis dan menyehatkan.

Dilansir dari health.com (20/1), berikut 5 jenis teh herbal yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi masalah kolesterol.

1. Teh hijau

teh hijauTeh hijau dikenal dapat menurunkan kolesterol usai makan makanan tinggi kolesterol. Foto: Thinkstock

Teh hijau menjadi salah satu yang direkomendasikan. Laporan yang disebut situs health.com menemukan teh hijau adalah jenis teh yang paling banyak diteliti untuk kesehatan jantung.

Di dalam teh hijau terkandung sejumlah senyawa, seperti katekin, berupa antioksidan kuat untuk menurunkan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) dalam darah. Tinjauan yang disebut situs sama menemukan bahwa konsumsi teh hijau bisa menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL hingga 5%.

Polifenol di dalam teh hijau diduga mampu menghalangi kolesterol diserap di usus. Teh hijau juga tinggi akan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan dan oksidasi dalam tubuh.

Kalau mau membuat teh hijau sendiri di rumah hanya perlu memanaskan air sampai mendidih lalu seduh 1 sendok daun teh hijau untuk 250 ml air. Teh ini bisa ditambah dengan madu atau lemon jika mau.

2. Teh hitam

Teh hitamKandungan dalam teh hitam juga bisa mengurangi kolesterol. Foto: iStock

Di dalam teh hitam ada senyawa disebut polifenol yang dapat menurunkan kadar kolesteol jahat.

Kandungan flavonoid di dalam teh hitam juga bisa menjaga kadar kolesterol dan gula darah tetap stabil, sehingga menurunkan risiko terkena diabetes.

Teh hitam juga mampu mengurangi lemak dan gula yang diserap tubuh serta mendukung pengelolaan berat badan.

Jika ingin memperoleh manfaat yang lebih maksimal, sebaiknya teh hitam dikonsumsi tanpa tambahan banyak gula atau pemanis buatan.



3. Teh jahe

Teh jahe merupakan minuman herbal yang terbuat dari seduhan atau rebusan jahe, baik dalam bentuk segar atapun bubuk.

Minuan ini dikenal punya sensasi rasa pedas hangat yang khas dengan aroma kuat. Kandungan nutrisi di dalamnya juga mampu membantu menurunkan kolesterol.

Penelitian yang disebut health.com menemukan bahwa teh jahe bisa menurunkan kadar kolesterol tinggi dan triglisedira. Trigliserida merupakan jenis lemak darah, dan kadar yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sifat anti-inflamasi di dalam teh jahe juga bisa mencegah kerusakan pembuluh darah akibat peradangan kronis, dipicu oleh kolesterol tinggi.

Untuk membuat teh jahe, kamu hanya perlu menyeduh irisan jahe segar di dalam air panas atau menyeduh bubuk jahe lalu menikmatinya.

4. Teh oolong

Lagi Populer, Ini 5 Khasiat Minum Teh Oolong PanggangKandungan katekin dan senyawa lain di dalam teh oolong dapat menurunkan kadar kolesterol. Foto: Getty Images/bhofack2

Jenis teh tradisional China ini khasiatnya juga tidak kalah baik dengan teh herbal lainnya. Tehnya diambil dari daun camelia sinensis lalu diproses melalui oksidasi sebagian atau semi-fermentasi.

Teh oolong pun memiliki karakteristik unik, dengan aroma harum, dan warna seduhan keemasan hingga cokelat. Rasanya juga lembut.

Di dalam teh ini ada katekin dan polifenol yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Senyawa-senyawa tersebut dapat bekerja menghambat lipase, enzim yang terlibat dalam pencernaan lemak yang dapat mengurangi jumlah lemak diserap di usus.

5. Teh hibiscus

Hibiscus tea atau teh hibiscus merupakan teh herbal bebas kafein yang umumnya dibuat dari kelopak bunga kering. Teh ini punya warna merah cerah dan rasa asam manis yang khas.

Mengonsumsi teh hibiscus dapat membantu mengurangi kolesterol berkat kandungan antioksidan tinggi. Kandungan antosianin di dalamnya juga bisa menghambat penumpukan lemak di pembuluh darah, sehingga mencegah penyempitan pembuluh darah yang bisa memicu penyakit stroke dan jantung.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads