Sering Begadang? Coba 5 Makanan Ini Biar Bisa Tidur Nyenyak

Sering Begadang? Coba 5 Makanan Ini Biar Bisa Tidur Nyenyak

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 23 Mar 2026 19:00 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Susu Setiap Hari
Foto: iStock
Jakarta -

Banyak orang mengalami kesulitan tidur tanpa menyadari bahwa pola makan juga berpengaruh besar terhadap kualitas istirahat. Konsumsi beberapa makanan ini dipercaya bisa bantu tidur lebih nyenyak.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan nutrisi tertentu, seperti triptofan, magnesium, dan melatonin, memiliki peran penting dalam mengatur siklus tidur dan bangun.

Ahli gizi Kelly Springer dari Skaneateles, New York, mengatakan bahwa anggapan makanan tertentu bisa membantu tidur lebih nyenyak memang didukung oleh sejumlah penelitian ilmiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada disampaikan ahli gizi, Amy Davis dari New Orleans yang menyebut makanan kaya melatonin, magnesium, dan asam amino tertentu dapat membantu tubuh lebih rileks. Karena itu, mengasup makanan yang tepat pada malam hari dinilai bisa membantu tidur lebih cepat dan lebih berkualitas.

Dilansir dari Fox News (19/03/2026), berikut lima makanan enak yang bisa bantu tidur lebih nyenyak di malam hari.

ADVERTISEMENT

1. Ceri asam

racun pada buah dan sayurCeri. Foto: ilustrasi/thinkstock

Buah ceri asam atau tart cherry dikenal sebagai salah satu sumber alami melatonin, hormon yang memberi sinyal pada tubuh bahwa sudah waktunya beristirahat.

Amy Davis menjelaskan bahwa beberapa penelitian menunjukkan ceri dapat membantu mengatasi insomnia sekaligus meningkatkan kualitas tidur.

Mengonsumsi jus ceri asam dalam porsi kecil pada malam hari dinilai cukup efektif membantu tubuh beradaptasi dengan ritme tidur alami. Selain itu, buah ini juga ringan dan tidak membuat perut terasa penuh sebelum tidur.

2. Daging kalkun

Chef Dikritik Usai Jual Kalkun Panggang RP 2,6 JutaKalkun. Foto: Instagram/cheftomkerridge

Meski tidak sepopuler daging ayam atau bebek, tapi daging kalkun ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh. Daging kalkun sejak lama dikenal sebagai makanan yang membuat tubuh cepat mengantuk.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena kalkun mengandung triptofan yang membantu tubuh memproduksi serotonin dan melatonin. Ahli gizi Kelly Springer mengatakan bahwa konsumsi protein yang mengandung triptofan, terutama satu hingga dua jam sebelum tidur, bisa membantu mengatur siklus tidur.

Meski begitu, efeknya tetap dipengaruhi pola makan secara keseluruhan, sehingga penting mengimbanginya dengan menu yang sehat dan seimbang.

3. Salmon

Ikan berlemak seperti salmon juga termasuk makanan yang dianjurkan untuk membantu tidur lebih nyenyak. Salmon mengandung vitamin D dan asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam menjaga fungsi otak dan mengurangi peradangan.

Amy Davis menjelaskan bahwa kekurangan vitamin D sering dikaitkan dengan gangguan tidur. Karena itu, mengonsumsi salmon secara rutin, terutama saat makan malam, bisa membantu tubuh lebih rileks dan mempermudah proses tidur secara alami.

4. Susu dan yogurt

Mother and child holding a glass of milkSegelas susu. Foto: Getty Images/iStockphoto/nongoa



Produk olahan susu seperti susu dan yogurt juga memiliki kandungan nutrisi yang membantu tubuh beristirahat lebih baik. Di dalamnya terdapat triptofan, kalsium, dan magnesium yang dikenal mampu membantu produksi melatonin.

Menurut Davis, segelas susu hangat atau semangkuk kecil yogurt sebelum tidur dapat membantu tubuh lebih rileks. Selain itu, makanan ini juga mudah dicerna sehingga tidak menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut saat hendak tidur.

5. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang almond, kenari, serta biji-bijian seperti chia dan biji labu termasuk camilan ringan yang baik dikonsumsi sebelum tidur. Makanan ini mengandung magnesium, triptofan, dan sedikit melatonin yang membantu tubuh lebih rileks.

Amy Davis menyebut magnesium berperan penting dalam mengatur fungsi saraf dan otot, sehingga tubuh bisa lebih tenang saat malam hari.

Mengonsumsi segenggam kecil kacang-kacangan sebagai camilan malam dinilai cukup membantu meningkatkan kualitas tidur tanpa membuat tubuh terasa berat.

Halaman 2 dari 2
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads