Telur sering dipuji karena memiliki protein tinggi, tapi juga sering dianggap musuh kolesterol. Nyatanya, bukan telur itu sendiri yang berbahaya, melainkan cara kita mengonsumsinya.
Bagi kamu yang ingin makan telur setiap hari tetapi khawatir soal kolesterol atau kesehatan jantung, ada beberapa cara cerdas yang bisa diterapkan.
Melansir Times of India (10/1), berikut 5 cara cerdas konsumsi telur tanpa khawatir meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Seimbangkan Nutrisi Telur
Kuning telur memang mengandung kolesterol, tetapi kuning juga membawa nutrisi penting, seperti kolin dan vitamin yang larut dalam lemak. Menghindari konsumsi kuning telur justru membuat makan terasa kurang memuaskan dan kurang bergizi.
Solusinya sederhana, makan satu butir telur utuh, lalu tambahkan putih telur ekstra jika perlu. Tujuannya adalah untuk menjaga asupan protein tetap tinggi, tanpa meningkatkan kolesterol.
2. Ubah Cara Memasak Telur
Cara memasak punya pengaruh besar pada kesehatan. Menggoreng telur dalam minyak banyak atau mentega dapat menambah lemak jahat yang justru memperburuk kolesterol. Sebaliknya, teknik memasak, seperti merebus atau menumis telur dengan sedikit minyak justru membantu tubuh menerima nutrisi tanpa lemak berlebih.
3. Kombinasikan Telur
Telur punya protein tinggi, tetapi tidak punya kandungan serat, padahal serat penting untuk membantu tubuh mengelola lemak dan kolesterol.
Karena itu, kombinasi telur dengan sayuran, biji-bijian utuh, atau sayuran hijau akan membuat asupan gizi lebih seimbang dan membantu pencernaan. Menu seperti omelet sayur atau telur dengan salad segar adalah contoh kombinasi yang sehat.
4. Hindari Kombinasi Ini
Telur sering disalahkan bukan karena telur itu sendiri, melainkan karena dipasangkan dengan makanan yang kurang sehat. Makanan tersebut diantaranya, roti putih, daging olahan, atau keju tinggi lemak.
Mengganti roti putih dengan roti gandum, serta menggunakan rempah-rempah sebagai pengganti garam atau mentega, membuat telur yang sama jadi jauh lebih bersahabat dengan kolesterol.
5. Perhatikan Waktu Makan
Bagi banyak orang, telur lebih mudah dicerna bila dimakan pada pagi atau siang hari. Asupan telur di pagi hari membantu tubuh memproses protein dan lemak dengan lebih efisien. Sebaliknya, makan telur di malam hari diyakini mengganggu pencernaan dan menimbulkan efek samping seperti asam lambung, kembung, atau resistensi insulin.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN