Napas kurang segar saat puasa? Makanan ini bisa membantu mengurangi bau mulut dan menjaga aroma tubuh tetap segar secara alami.
Saat puasa, napas sering terasa kurang segar karena mulut kering dan asupan makan berubah. Kondisi ini wajar, tapi tetap bisa bikin kurang percaya diri.
Lambung kosong dalam waktu lama juga memicu aroma tak sedap dari mulut. Apalagi jika kurang minum saat sahur dan berbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya kebersihan gigi, pilihan makanan juga berpengaruh pada aroma napas. Beberapa bahan alami bahkan bisa membantu menetralisir bau.
Karena itu, penting memilih asupan yang tepat selama Ramadan. Dikutip dari Very Well Health (18/11) berikut 5 makanan yang bisa membuat napas segar alami:
1. Apel
Apel mengandung antioksidan yang bekerja layaknya pembersih alami bagi gigi. Saat digigit langsung, teksturnya membantu membersihkan bakteri dan plak penyebab bau mulut.
Ahli gizi Megan Wroe menyebut, mengunyah apel utuh lebih efektif dibanding minum jus atau saus apel. Cara ini membantu menetralkan bau tak sedap dan membuat napas terasa lebih segar.
Selain itu, apel muda kaya polifenol yang bersifat antibakteri. Senyawa ini dapat menghambat bakteri penghasil sulfur, salah satu pemicu utama bau mulut.
2. Jeruk
jeruk kaya akan karotenoid untuk membuat napas jadi lebih segar. Foto: Getty Images/Charday Penn |
Semakin sering makan buah dan sayur, aroma tubuh bisa jadi lebih segar. Kandungan karotenoid di dalamnya bikin keringat cenderung berbau lebih manis dan tidak menyengat.
Jeruk menjadi salah satu sumber karotenoid seperti karoten dan xantofil. Selain jeruk, buah tinggi karotenoid lainnya adalah mangga, blewah, dan pepaya.
Jeruk, lemon, dan limau juga bersifat asam yang membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut dan gas. Kandungan cairan serta seratnya turut membantu membersihkan saluran cerna dari racun.
3. Yogurt Plain
Plain Yogurt membantu keseimbangan mikrobiota usus. Foto: iStock |
Rutin mengonsumsi yogurt plain yang kaya probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Usus yang sehat mampu menekan produksi zat penyebab bau tak sedap.
Menurut ahli gizi Gray, probiotik berperan penting dalam menjaga sistem pencernaan tetap optimal. Kondisi ini turut berdampak pada aroma tubuh dan napas.
Tinjauan studi terbaru juga menemukan probiotik seperti yogurt plain efektif mengurangi bau mulut. Probiotik membantu mengontrol pertumbuhan bakteri di rongga mulut.
4. Herba Segar
Herba seperti kemangi, rosemary, mint, dan peterseli kaya antioksidan penetral bau. Kandungannya membantu membunuh bakteri penyebab aroma tak sedap.
Saat dikunyah, minyak alaminya keluar dan memberi aroma segar seperti permen napas. Efek ini membuat napas terasa lebih wangi secara alami.
Daun mint juga mengandung polifenol yang menekan senyawa sulfur pemicu bau mulut. Riset menunjukkan mengunyah mint atau minyak peppermint bantu kurangi bakteri penyebab bau.
5. Kacang dan Biji-bijian
Biji labu kata akan polifenol dan vitamin E untuk menjaga keseimbangan mikroba. Foto: iStock |
Kacang dan biji seperti biji labu, kacang mete, flaxseed, dan kenari kaya zinc, omega-3 nabati, vitamin E, serta polifenol. Nutrisi ini bantu menjaga keseimbangan mikroba dan kesehatan kulit.
Profil asam lemak yang seimbang membuat produksi bau tak sedap dari keringat berkurang. Zinc juga membantu menekan aktivitas bakteri dan menetralkan aroma berbasis sulfur.
Biji adas juga dikenal bisa menyegarkan aroma tubuh dan napas. Dikunyah setelah makan, antioksidannya bantu bersihkan mulut dan menekan bakteri penyebab bau hingga ke saluran cerna.
Simak Video "Video: Ternyata Bawang Bombay Bagus Lho untuk MPASI!"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN