Punya GERD? Hindari Makanan Ini agar Asam Lambung Tak Kambuh

Punya GERD? Hindari Makanan Ini agar Asam Lambung Tak Kambuh

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Kamis, 29 Jan 2026 06:00 WIB
5 Tips Puasa untuk Penderita Maag dan GERD agar Nyaman Beribadah
Foto: Getty Images/iStockphoto/Saran Hansakul
Jakarta -

Penderita GERD perlu mengatur pola makannya. Hindari konsumsi beberapa makanan yang bisa naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Rasa panas di dada, perut yang perih, sampai mulut pahit bisa jadi tanda asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD). Salah satu cara efektif untuk mencegah gejala ini kambuh adalah dengan memperhatikan pola makan sehari-hari.

Kondisi ini cukup umum dialami banyak orang dan sering kambuh tanpa disadari. Salah satu pemicunya ternyata berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Harvard Health Publishing (31/7), mengatur pola makan adalah langkah penting untuk membantu meredakan gejala GERD. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari karena bisa memicu asam lambung naik ke kerongkongan.

Salah satu yang paling sering jadi penyebab adalah makanan tinggi lemak. Jenis makanan ini membuat lambung bekerja lebih lama untuk mencernanya.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, asam lambung lebih gampang naik dan menimbulkan sensasi terbakar di dada. Contoh makanan tersebut adalah gorengan, makanan bersantan, atau hidangan berlemak.

Selain itu, makanan pedas dan asam juga dapat menjadi pemicu. Sambal, saus tomat, cuka, hingga buah-buahan yang sangat asam bisa merangsang produksi asam lambung berlebih. Bagi penderita GERD, makanan ini bisa membuat gejala terasa lebih parah.

Tak hanya itu, cokelat dan minuman berkafein seperti kopi dan teh juga termasuk pemicu umum GERD. Kandungan tertentu di dalamnya dapat membuat katup antara lambung dan kerongkongan lebih mudah terbuka, sehingga asam lambung naik.

Harvard Health Publishing juga menyebut bawang, peppermint, minuman bersoda, dan alkohol sebagai makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari. Soda dan alkohol dapat meningkatkan tekanan di dalam perut, sementara bawang dan mint sering memicu rasa tidak nyaman pada penderita GERD.

Untuk mengantisipasi gejala, disarankan untuk mengurangi makanan pemicu yang telah disebutkan sebelumnya. Cara ini membantu mengetahui mana saja makanan yang paling berpengaruh terhadap kondisi tubuh masing-masing.

Selain pilihan makanan, kebiasaan makan juga berperan besar. Makan dalam porsi kecil, tidak langsung berbaring setelah makan, serta memberi jeda waktu sebelum tidur bisa membantu mencegah asam lambung naik.

Perlu diingat, pemicu GERD bisa berbeda pada setiap orang. Jika keluhan asam lambung sering muncul atau terasa makin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapat penanganan yang tepat.

(adr/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads