Biji pepaya sering berakhir di tempat sampah karena dianggap tidak punya manfaat sehat, padahal jika dikonsumsi, ada khasiat yang bisa didapat. Ini kata dokter.
Saat makan pepaya, bijinya hampir selalu disisihkan. Bentuknya kecil, berlendir, dan rasanya kurang bersahabat di lidah. Tak heran jika banyak orang langsung membuangnya.
Faktanya, dalam sebuah video yang diunggah oleh dokter @dionharyadi (23/1), biji pepaya diklaim memiliki berbagai kandungan baik untuk tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video tersebut, biji pepaya disebut mengandung enzim papain dan senyawa karpain. Keduanya dikaitkan dengan manfaat untuk membantu melawan parasit di usus serta mendukung proses pembersihan racun dalam tubuh.
"Biji pepaya punya kandungan bioaktif yang memang punya sifat antimikroba dan antioksidan, tapi semua itu tergantung dosis," ujar dr. Dion meluruskan.
Kunci utama ada pada jumlah konsumsi. Biji pepaya yang dimakan dalam porsi kecil atau sesekali masih dianggap aman. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, justru bisa menimbulkan masalah. dr. Dion memberi gambaran sederhana bahwa sesuatu yang baik sekalipun bisa berdampak buruk bila dikonsumsi terlalu banyak.
"Makan secara moderat harusnya nggak masalah dan bisa bermanfaat, tapi ketika dikonsumsi berlebihan, (biji pepaya) bisa aja memunculkan masalah kesehatan," tambah dr. Dion.
Efek yang bisa muncul akibat konsumsi berlebihan biasanya berkaitan dengan sistem pencernaan. Lambung dan usus bisa mengalami gangguan karena tubuh menerima zat aktif dalam jumlah yang tidak seimbang. Hal ini membuat biji pepaya tidak cocok dijadikan konsumsi harian dalam porsi besar.
Selain itu, dalam beberapa penelitian pada hewan, konsumsi biji pepaya dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan gangguan reproduksi, khususnya pada kualitas sperma. Meski penelitian belum dilakukan pada manusia, temuan tersebut menjadi alasan kuat untuk tidak mengonsumsi biji pepaya secara berlebihan.
"Jika pada narasinya biji pepaya ini sesuatu yang sangat bagus dan bermanfaat, dikhawatirkan orang-orang mengonsumsinya secara berlebihan," tegas dr. Dion mengingatkan kembali soal porsi konsumsinya yang tidak boleh berlebihan.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN