Pepaya jadi salah satu buah populer untuk menu sarapan. Di balik tekstur dan rasa manisnya yang lembut, rutin sarapan pepaya bisa membawa manfaat sehat ini.
Pepaya sudah lama dikenal sebagai buah tropis yang murah, segar, dan mudah ditemukan di mana saja. Rasanya yang manis, teksturnya lembut, dan kandungan nutrisinya yang melimpah membuat pepaya jadi pilihan ideal untuk mengawali hari.
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), per 100 gram pepaya menawarkan 40-60 kalori, 88 g air, 10,82 g karbohidrat, 1,70 g serat makanan, 0,47 g protein, dan 0,26 g lemak total.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 7 manfaat rutin sarapan pepaya, seperti dikutip dari Times of India (29/11/2025):
1. Melancarkan Pencernaan
Pepaya tinggi akan serat dan mengandung banyak air. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20 |
Salah satu keunggulan pepaya adalah kandungan enzim papain yang membantu memecah protein sehingga pencernaan bekerja lebih efisien. Pepaya juga tinggi serat dan mengandung banyak air, sehingga dapat mengurangi risiko sembelit serta membuat proses buang air besar lebih teratur. Bagi yang sering mengalami perut begah atau kembung, sarapan pepaya sangat membantu mengurangi ketidaknyamanan tersebut.
2. Kulit Lebih Cerah dan Sehat
Pepaya merupakan sumber vitamin C. Kombinasi antioksidan ini dapat melawan radikal bebas, melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, dan mendukung regenerasi kulit. Konsumsi rutin bisa membuat kulit tampak lebih cerah, lembap, dan membantu mengurangi tanda penuaan seperti garis halus.
3. Mendukung Penurunan Berat Badan
Pepaya rendah kalori. Foto: Getty Images/Nungning20 |
Pepaya rendah kalori namun tinggi serat, cocok jadi santapan mereka yang ingin menjaga atau menurunkan berat badan. Serat membantu menahan rasa lapar lebih lama, sehingga mengurangi keinginan untuk ngemil setelah sarapan. Selain itu, pepaya juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil karena tidak menyebabkan lonjakan gula yang drastis.
4. Menyehatkan Jantung
Kandungan potasium, vitamin C, serat, dan antioksidan dalam pepaya turut mendukung kesehatan jantung. Potasium membantu mengontrol tekanan darah, sementara serat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat. Antioksidannya juga bermanfaat untuk menekan peradangan yang bisa memicu penyakit jantung dalam jangka panjang.
5. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Pepaya mengandung vitamin C. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge |
Satu mangkuk pepaya mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi yang berperan penting untuk memperkuat sistem imun. Selain itu, pepaya memiliki sifat antimikroba yang membantu tubuh melawan infeksi. Mengonsumsi pepaya secara rutin bisa membuat tubuh lebih tahan terhadap penyakit, terutama saat musim pancaroba.
6. Mengurangi Peradangan dalam Tubuh
Papain, chymopapain, dan karotenoid yang ada dalam pepaya memiliki sifat antiinflamasi. Jika sering mengalami nyeri sendi, pegal, atau kondisi peradangan lain, sarapan pepaya dapat membantu meredakannya secara alami. Inilah alasan pepaya sering direkomendasikan dalam pola makan antiinflamasi.
7. Mencegah Kanker
Pepaya dapat mencegah kanker. Foto: Getty Images/Nungning20 |
Menurut sebuah studi yang dimuat National Library of Medicine's, biji pepaya (Carica papaya Linn) menawarkan sifat antikanker yang dapat menyembuhkan berbagai jenis kanker, seperti kanker hati dan prostat.
Antioksidan dalam pepaya, seperti likopen, juga dikatakan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan mengurangi stres oksidatif, sehingga menurunkan risiko kanker. Karoten dalam pepaya juga ditemukan dapat menstimulasi uterus dan membantu mengatur kram menstruasi.
Simak Video "Ayam Goreng 'Legend' Tangerang, Kini Ada di Jakarta!"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN