ADVERTISEMENT

Hati-hati! Ini 5 Efek Terlalu Banyak Konsumsi Saus Teriyaki

Yenny Mustika Sari - detikFood
Minggu, 13 Nov 2022 08:00 WIB
Efek makan saus teriyaki terlalu sering
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Saus teriyaki biasanya digunakan untuk mengolah tumisan daging ala Jepang atau cocolan daging panggang. Namun waspadai konsumsinya karena jika terlalu sering bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan.

Saus teriyaki merupakan salah satu jenis saus khas Jepang yang rasanya manis gurih. Biasanya diracik bersama tumisan daging ayam, sapi, hingga ikan salmon. Selain itu, enak juga dinadikan cocolan daging panggang.

Rasanya yang manis gurih ini membuat makan menjadi tambah nikmat. Tak heran, kalau banyak orang yang menyukai hidangan Jepang dengan tambahan saus teriyaki.

Dilansir dari Eat This, Not That (7/11), ternyata di balik rasanya yang enak, saus teriyaki bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan. Kalau terlalu sering mengonsumsinya bisa meningkatkan kadar gula darah hingga mengganggu pencernaan.

Baca Juga: Resep Ayam Teriyaki ala Restoran Jepang yang Praktis dan Enak

Berikut 5 efek yang ditimbulkan karena terlalu sering mengonsumsi saus teriyaki:

1. Kelebihan Natrium

Efek makan saus teriyaki terlalu seringEfek makan saus teriyaki terlalu sering Foto: Getty Images/iStockphoto

Saus teriyaki dikenal memiliki kalori rendah, namun kandungan sodiumnya sangat tinggi. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), kandungan sodium pada 100 gram saus teriyaki bisa mencapai 3.833 miligram.

Sedangkan, batas mengonsumsi sodium atau natrium setiap harinya tidak boleh lebih dari 2.300 miligram atau sebesar 1 sendok teh garam. Karena kandungan sodium pada saus teriyaki terbilang tinggi, maka mengonsumsinya bisa menyebabkan kelebihan natrium.

Terlalu banyak konsumsi natrium dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah tinggi dan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Kamu tetap bisa mengonsumsinya, namun batasi jumlahnya.

2. Memperparah Penyakit Iritasi Usus Besar

Jika kamu adalah salah satu dari 15% orang di dunia yang menderita sindrom iritasi usus (IBS), saus teriyaki dapat memperparah penyakit ini. Kondisi gastrointestinal ini dapat dipicu oleh konsumsi oligosakarida yang dapat difermentasi, disakarida, monosakarida, dan poliol dalam makanan.

Bawang putih dan bawang merah dikenal sebagai karbohidrat yang dapat difermentasi yang kemudian menyebabkan gejolak seperti rasa tidak nyaman di perut, diare atau sembelit, timbulnya gas, hingga kembung. Jika merasakan gejalanya, sebaiknya kurangi konsumsi saus teriyaki.

Baca Juga: 10 Makanan Kalori Tinggi yang Harus Dihindari Saat Menurunkan Berat Badan



Simak Video "Masak Masak: Resep Salmon Teriyaki"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT