ADVERTISEMENT

Tak Harus Setelah Makan, Ini Waktu Terbaik untuk Menikmati Dessert

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 20 Jul 2022 13:00 WIB
Waktu terbaik untuk makan dessert
Foto: Getty Images
Jakarta -

Dessert disebut sebagai makanan penutup karena selalu disajikan sebagai penutup jamuan. Para ahli memberi saran waktu terbaik buat makan dessert.

Biasanya sehabis makan makanan berat, biasa dibilas dengan makanan manis atau dessert. Dessert yang sering disantap bisa berupa kue-kue hingga es krim. Mereka bahkan rela makan tak terlalu kenyang demi bisa mencuci mulut mereka dengan makanan manis ini.

Banyak orang terbiasa menyantap makanan manis setelah makan berat. Waktu santap ini juga sekaligus memberi sensasi yang menyenangkan.

Namun ternyata tak harus sebagai penutup. Para ahli menyarankan waktu terbaik terbaik untuk menikmati makanan penutup.

Dirangkum dari huffpost.com (22/06), inilah waktu ideal untuk menyantap makanan penutup menurut para ahli.

1. Waktu Ideal Untuk Suguhan Manis

Waktu terbaik untuk makan dessertSemua dessert yang dinikmati terlalu dekat dengan waktu tidur mampu memberikan gangguan pada tubuh. Foto: Getty Images

Meskipun banyak orang berpikir suguhan manis paling pas disantap setelah makan berat, tetapi nyatanya waktu santap ini tidak tepat.

Sue-Ellen Anderson-Haynes, ahli diet terdaftar dan pendiri '360 Girls & Women' mengungkapkan bahwa dessert yang disantap setelah makan malam menyebabkan refluks asam, rasa mulas, sakit perut, hingga menyebabkan gangguan tidur.

Semua dessert yang dinikmati terlalu dekat dengan waktu tidur mampu memberikan gangguan pada tubuh. Anderson-Haynes mengatakan, "Dibutuhkan sekitar satu hingga dua jam untuk mencerna karbohidrat (roti, pasta, biskuit),".

Ini karena banyak dessert mengandung lemak dan karbohidrat tinggi. Karenanya jika dimakan mendekati waktu tidur, mampu menyebabkan gangguan pada pencernaan.

Tetapi ahli diet Alissa Rumsey mengatakan bahwa dessert juga boleh dimakan siang atau malam hari. Karena dessert adalah bagian dari perayaan dan kenikmatan, sehingga makanan ini bisa disantap kapanpun.

Rumsey merasa bahwa jika seseorang terlalu membatasi asupan makanan manis, nantinya ini bisa menyebabkan orang tidak terkendali untuk memakan dessert di kemudian hari.

Begitu juga dengan ahli gizi diet Kimberley Rose Francis, yang menjelaskan bahwa lebih baik menyantap dessert daripada harus terobsesi dengannya.

Artinya seseorang lebih baik mendapatkan dessert sesekali daripada harus terobsesi dengannya karena ini jauh lebih berbahaya untuk kesehatan mental dan fisik.



Simak Video "Masak Masak: Dessert Nanas Jelly Pelepas Dahaga"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT