ADVERTISEMENT

Kenali 7 Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Air

Diah Afrilian - detikFood
Sabtu, 16 Jul 2022 05:00 WIB
Kenali 7 Tanda Tubuh Kelebihan Asupan Air
Foto: Getty Images/skynesher

4. Ingin minum air saat tak merasa haus

Cara terbaik untuk mengenali waktu-waktu yang tepat saat tubuh memerlukan air minum adalah ketika merasa haus. Banyak sekali orang-orang yang secara tak sadar akan minum sepanjang hari walaupun dirinya tidak merasa haus.

Hew-Butler mengatakan bahwa tubuh memang sudah diciptakan dengan sensor-sensor yang mampu mengirimkan sinyal sesuai kebutuhannya. Maka memahami sinyal-sinyal ini dengan baik dan bijak adalah cara terbaik untuk menjaga kenormalan fungsi tubuh.

5. Air kencing yang terlalu jernih

Pemahaman berupa semakin jernih air kencing maka semakin baik hidrasi tubuh nyatanya tidak selalu benar. Warna air kencing yang paling baik adalah sedikit kuning transparan bukan yang terlalu jernih.

Warna air kencing yang terlalu jernih seperti air sebenarnya pertanda bahwa tubuh sudah menerima terlalu banyak asupan air minum. Hingga saat ini lebih banyak ahli yang hanya menyarankan untuk mengonsumsi 10 gelas air minum sehari atau selalu minum ketika mulai terasa haus.

Kenali 7 Tanda Tubuh Kelebihan Asupan AirMirip dengan dehidrasi, overhidrasi dapat membuat organ tubuh membengkak dan menimbulkan gejala yang tidak nyaman. Foto: Getty Images/skynesher

6. Mengalami muntah, mual hingga diare

Gejala antara overhidrasi dan dehidrasi ini sebenarnya sangat mirip. Salah satunya gejala fisik berupa mual, muntah-muntah hingga diare atau buang air besar yang terus menerus.

Hal ini disebabkan oleh kondisi ginjal yang terisi terlalu banyak air mulai berfungsi dengan berat untuk mengolah sisa air minum yang tertinggal di dalamnya. Kondisi ginjal yang terus terisi inilah membuat gejala seperti muntah, mual dan diare akan terasa.

7. Mudah mengalami kram otot

Tidak hanya kebutuhan cairan tetapi ada juga komponen elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kestabilannya. Salah satunya adalah fungsi otot tubuh yang selalu digunakan untuk beraktivitas.

Ketika kadar elektrolit ini menurun ada beberapa gejala tidak nyaman yang akan terasa, misalnya seperti kram otot. Untuk mencegah terjadinya kram otot ini kamu bisa mengganti sebagian konsumsi air minum dengan air kelapa segar yang mengandung tinggi elektrolit.



Simak Video "Penjelasan Esteh Indonesia soal Somasi Konsumen"
[Gambas:Video 20detik]

(dfl/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT