ADVERTISEMENT

Wow! 7 Buah dan Sayuran Ini Ternyata Hasil 'Buatan' Manusia

Atiqa Rana - detikFood
Minggu, 03 Jul 2022 10:00 WIB
Buah dan sayuran yang ternyata dibuat oleh manusia
Foto: Getty Images
Jakarta -

Buah dan sayur dikonsumsi banyak orang setiap hari. Tak semuanya adalah produk alami, beberapa buah dan sayur populer merupakan hasil 'buatan' manusia. Ini daftarnya.

Akhir-akhir ini banyak orang penasaran mengenai asal-usul buah dan sayuran. Apakah merupakan tumbuhan organik atau harus diproses dengan bahan kimia agar menghasilkan rasa yang enak dan segar?

Banyak dari kita mengira bahwa semua buah dan sayur berasal dari biji atau tunas yang ditanam di dalam tanah. Faktanya banyak buah dan sayur populer diciptakan oleh manusia melalui proses bernama pembiakan selektif (selective breeding).

Proses ini bertujuan mengubah buah seperti pisang, apel, tomat, dan jagung yang tadinya terasa hambar menjadi punya rasa manis legit seperti yang kita sukai saat ini.

Dirangkum dari ranker.com (27/05), inilah fakta 7 buah dan sayuran yang ternyata 'buatan' manusia.

1. Wortel

Buah dan sayuran yang ternyata dibuat oleh manusiaSayuran berwarna oranye ini banyak digemari karena khasiatnya yang baik untuk mata. Namun nyatanya, sebelum berwarna oranye cerah, sayuran ini memiliki warna yang pucat. Foto: Getty Images

Sayuran berwarna oranye ini banyak digemari karena khasiatnya yang baik untuk mata. Namun nyatanya, sebelum berwarna oranye cerah, sayuran ini memiliki warna yang pucat.

Wortel liar biasanya memiliki akar berwarna putih. Lalu pada tahun 1900an, banyak orang mulai membudidayakan wortel hingga menjadi warna ungu atau kuning. Barulah setelah abad ke-15, muncul wortel oranye yang sering kita makan saat ini.

2. Brokoli, Kembang Kol, dan kale

Sayuran hijau seperti brokoli, kembang kol, dan bahkan kale berasal dari tanaman yang sama. Mereka adalah hasil dari persilangan keluarga Brassicaceae.

Awalnya sayuran hijau ini adalah tanaman sederhana seperti sawi hijau yang berkembang dengan sangat baik melalui pembiakan selektif. Lalu sejak 2000 tahun lalu, para petani mencoba mengembangkan kombinasi yang berbeda.

Mereka memperbanyak tanaman hijau dengan kelopak bunga yang lebih besar yang mereka panen sebelum mekar seperti brokoli. Mulai dari brokoli lalu muncullah kembang kol dan merambah menjadi kubis.

Saat ini sayuran-sayuran tersebut biasa disebut dengan sayuran cruciferous.



Simak Video "Bikin Laper: Icip-icip Lontong Kikil, Rujak Cingur dan Rawon"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT