ADVERTISEMENT

Sebaiknya Jangan Panaskan 7 Makanan ini Dalam Microwave, Bisa Berbahaya

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 06 Jun 2022 15:30 WIB
Makanan yang Berbahaya jika di Microwave
Foto: Getty Images

3. Memanaskan Daging Beku

Makanan yang Berbahaya jika di MicrowaveMemanaskan daging beku pada microwave bukan pilihan yang tepat karena distribusi panas yang tidak merata dapat menyebabkan beberapa area menjadi terlalu matang, sementara yang lainnya masih tetap beku. Foto: Getty Images

Memanaskan daging beku dalam microwave memang terdengar cepat dan mudah. Namun distribusi panas yang tidak merata dapat menyebabkan beberapa area menjadi terlalu matang, sementara yang lainnya masih tetap beku.

Dilansir dari eatthis.com (26/05) , suatu penelitian telah menunjukkan bahwa ini dapat memungkinkan bakteri tumbuh di daerah yang dibiarkan dingin, sehingga menjadi sumber potensi penyakit bawaan makanan.

Menurut departemen ilmu makanan di Pennsylvania State University, cara yang paling aman untuk memanaskan daging beku yaitu dengan melumerkan semalaman di lemari es.

4. Memanaskan Sisa Telur

Jika kamu sering memanaskan kembali telur rebus bercangkang di dalam microwave, sebaiknya kamu harus berhenti melakukan ini. Telur rebus dengan cangkang yang dipanaskan dalam microwave akan benar benar membuat telur menjadi pecah atau meledak dan membuat microwave menjadi kotor.

Jika memang dalam keadaan terdesak, maka pastikan untuk mengupas cangkang telur terlebih dahulu sebelum dipanaskan dalam microwave.

5. Memanaskan Minyak

Dilansir dari timesofindia.com (29/05), minyak adalah bahan makanan yang memiliki titik asap tertentu. Ketika memanaskan minyak dalam microwave, maka hal ini akan melebihi titik asapnya sehingga dapat mengakibatkan hilangnya manfaat nutrisi pada minyak.

Minyak juga tidak mudah panas di dalam microwave. Karena itu cara yang lebih baik yaitu dengan memanaskan minyak dalam wajan seperti sewajarnya.

6. Memanaskan Saus Tomat Pasta

Makanan yang Berbahaya jika di MicrowaveJangan panaskan saus pasta dalam microwave karena konsistensi yang kental akan menumpuk di bawah permukaan sampai akhirnya meletus untuk melepaskan uap. Foto: Getty Images

Ketika kita makan atau memasak pasta, seringkali terdapat sisa pasta dan saus yang disimpan untuk dimakan esok harinya.

Untuk membuatnya lebih cepat dan mudah, banyak orang lebih memilih untuk memanaskan kembali di dalam microwave.

Sebenarnya hal ini tidak dianjurkan. Konsistensi saus pasta tomat yang lebih kental akan membuat partikel sulit bergerak. Sehingga tekanan uap akan menumpuk di bawah permukaan sampai akhirnya meletus untuk melepaskan uap.

Untuk itu, sebaiknya panaskan saus di atas wajan dan kompor saja. Hal ini akan lebih mudah agar bisa terus diaduk untuk melepaskan uap dan tekanan pada saus itu.

7. Memanaskan Daging Olahan

Makanan yang Berbahaya jika di MicrowaveDaging olahan seperti sosis mengandung bahan kimia dan pengawet di dalamnya. Inilah yang akan membuat mereka menjadi lebih buruk ketika di microwave. Foto: Getty Images

Daging olahan yang sudah dibekukan memang akan lebih mudah untuk dimasak. Namun cara masak yang benar bukanlah dengan microwave.

Daging olahan seperti sosis, smoked beef, corned beef mengandung bahan kimia dan pengawet di dalamnya. Ternyata inilah yang akan membuat mereka menjadi lebih buruk ketika di microwave.

Cara memasak, menyimpan, dan memanaskan daging olahan dapat berkontribusi pada produksi oksidasi kolesterol yang mana akan lebih berbahaya daripada kolesterol murni.

Metode memanaskan daging olahan dalam microwave juga menghasilkan produksi COP yang lebih tinggi dibandingkan metode memasak lainnya.



Simak Video "Bikin Laper: Mie Titi dan Nasi Merah Legendaris dari Makassar"
[Gambas:Video 20detik]

(aqr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT