ADVERTISEMENT

Mengapa Makanan Pahit Justru Meningkatkan Imunitas Tubuh?

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 02 Jun 2022 05:00 WIB
Sayuran pare
Foto: iStock
Jakarta -

Makanan dengan rasa pahit atau getir sering dihindari orang. Tapi siapa sangka, ternyata makanan pahit justru ampuh meningkatkan imunitas tubuh.

Sebagian besar orang tidak menyukai makanan dengan rasa yang pahit. Mungkin ini rasa pahit tidak merespon kelenjar air liur seperti ketika makan makanan manis, gurih, dan umami.

Namun sebenarnya, makanan pahit tidak buruk. Makanan pahit justru memiliki manfaat yang penting bagi kesehatan yaitu dapat meningkatkan imunitas dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Makanan pahit juga memiliki nilai gizi yang tinggi mampu memicu respon fisiologis berbeda yang dapat mempengaruhi kekebalan tubuh. Mengonsumsi makanan pahit dapat mengaktifkan rasa kenyang, detoksifikasi, dan pemulihan imunitas.

Salah satu makanan pahit yang populer dan memberikan beragam manfaat kesehatan adalah pare. Meskipun pare jarang disukai orang karena rasa pahitnya yang pekat, tetapi sayuran ini memiliki kandungan nutrisi yang tak kalah dengan sayuran lain.

Pare adalah sayuran pahit yang dapat mencegah berbagai penyakit. Pare juga sangat bermanfaat bagi orang yang menderita masalah usus dan perut, diabetes, dan lainnya.

Sayuran ParePare juga sangat bermanfaat bagi orang yang menderita masalah usus dan perut, diabetes, dan lainnya. Foto: iStock

Dilansir dari healthyifme.com (09/11), gizi yang terkandung dalam 100 gram pare terdiri dari 16 g kalori, protein sebesar 930 mg, serat, 2,6 g, karbohidrat 3,4 g, lemak 158 mg, dan air sebesar 87,4 g. Kandungan gizi pada pare ini sudah terbukti memiliki khasiat bagi kesehatan.

Pare adalah makanan dengan sumber vitamin C yang tinggi yang punya banyak sifat antioksidan. Antioksidan ini diperlukan tubuh untuk membantu menggandakan sel kekebalan dan sel darah putih (leukosit). Tubuh membutuhkan 98,5 mg vitamin C harian, dan ini semua sudah bisa didapat dari pare.

Tak hanya meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi enzim antioksidan yang dimiliki oleh pare juga mampu merangsang enzim pencernaan. Enzim ini dapat bertindak sebagai probiotik dalam mikrobioma usus dengan merangsang pertumbuhan bakteri usus sehat.

Karenanya konsumsi pare secara teratur akan berdampak positif bagi kesehatan usus dan juga mengobati beberapa gangguan usus seperti sembelit hingga irritable bowel syndrome (IBS).

Kalori rendah yang terkandung dalam pare juga mampu mengatasi obesitas sekaligus menurunkan berat badan. Dengan kandungan seratnya, pare dapat membuat perut terasa kenyang. Cocok dikonsumsi oleh pelaku diet.

Makanan pahit seperti pare ternyata menjadi elemen penting yang dapat menjaga kesehatan tubuh agar bebas dari penyakit. Terlepas dari rasanya yang kurang pas di mulut, makanan ini dikemas dengan nutrisi dan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh.

Sayuran ParePare bisa dijadikan jus dengan campuran jeruk lemon, ditumis dengan telur atau cabe, dibuat sup.Foto: iStock

Ada banyak cara untuk mengonsumsi pare. Bisa dijadikan jus dengan campuran jeruk lemon, ditumis dengan telur atau cabe, dibuat sup. Khasiat pare ini terbukti pada penduduk Okinawa, Jepang yang memiliki umur panjang. Salah satu sayuran terkenal di sana adalah pare yang dikonsumsi hampir tiap hari.



Simak Video "Masak Masak: Tips Mengurangi Rasa Pahit pada Pare Sebelum Diolah"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT