5 Fakta Diet Mikrobiom Untuk Bersihkan Usus Setelah Makan Banyak

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 05 Mei 2022 05:00 WIB
woman with colorectal cancer concept on the pink backgorund
Foto: Istock

3. Makanan yang disarankan

Pada diet mikrobiom, ada bahan-bahan makanan tertentu yang disesuaikan dengan tahapan yang sedang dijalankan. Untuk tahapan pertama, kedua dan ketiga semuanya membutuhkan makanan-makanan tertentu.

Pada tahap pertama makanan yang disarankan cenderung masih berlemak tetapi mulai diimbangi dengan sayur-sayuran hijau. Misalnya seperti daging sapi, ayam, ikan, domba, asparagus, brokoli, pakcoy, timun dan berbagai makanan lainnya.

Sedangkan pada tahap kedua, kamu diperbolehkan untuk menambahkan telur, kentang hingga biji-bijian yang bebas gluten. Tetapi ada beberapa makanan yang juga wajib dihindari pada setiap tahapannya seperti susu sapi yang disarankan untuk diganti dengan susu kambing.

4. Manfaat diet mikrobiom

usus buntuKetika usus terjaga kesehatannya maka dampaknya yang lebih besar seperti peningkatan kognisi otak hingga kulit yang lebih sehat bisa dirasakan. Foto: iStock

Menurut Kellman dan kawan-kawan, manfaat dari diet mikrobiom ini adalah dapat meningkatkan sistem pencernaan dan kognisi otak. Diet mikrobiom konon juga dapat membantu untuk mengatasi permasalahan kulit seperti jerawat dan sebagainya.

Usus memang telah diungkapkan oleh para ahli menjadi pusat utama untuk mengendalikan kesehatan tubuh yang hampir menyeluruh. Menjaga pola makan yang baik dan menjaga kesehatan usus dapat memberikan berbagai manfaat seperti meningkatkatkan fungsi imunitas, kognisi dan fokus otak hingga menjaga perasaan lebih bahagia.

Banyak literatur kesehatan yang juga menyetujui bahwa menjaga kesehatan usus sama dengan menjaga kesehatan hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh. Bahkan menjaga kesehatan usus juga bisa dapat mengatasi autisme hingga beberapa jenis kanker.

5. Efek samping diet mikrobiom

Walaupun menjanjikan banyak manfaat sehat tetapi juga ada beberapa efek samping yang bisa saja ditimbulkan oleh diet mirkobiom ini. Para pakar kesehatan mengatakan bahwa diet mikrobiom atau sejenisnya kurang cocok jika diterapkan oleh para pelaku diet alami yang cukup ketat.

Diet mikrobiom juga bisa mengurangi manfaat kesehatan yang didapatkan dari konsumsi buah-buahan, pati dari sayuran, biji-bijian dan beberapa makanan lain yang juga cukup bermanfaat untuk tubuh. Beberapa makanan yang dihindari pada diet tertentu seperti diet mikrobiom ini sebenarnya juga memiliki vitamin dan mineral yang tetap dibutuhkan oleh tubuh.

Hal lain yang perlu diperhatikan dari diet mikrobiom ini adalah kurang bisa diterima oleh beberapa orang dengan kondisi tertentu. Menurut pengamatan yang telah dilakukan, sebagian besar penderita eating disorder cenderung akan kesulitan mengikuti diet ini.


(dfl/dfl)