7 Pola Makan untuk Kendalikan Tekanan Darah Tinggi Selama Puasa

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 20 Apr 2022 06:00 WIB
7 Cara Turunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami
Foto: Getty Images/iStockphoto/carlosgaw
Jakarta -

Berpuasa di bulan Ramadan hukumnya wajib bagi Muslim. Tetapi jika memiliki kondisi kesehatan tertentu ada beberapa kebiasaan yang wajib diperhatikan lebih ketat.

Ketika memasuki bulan Ramadan ada kewajiban untuk berpuasa bagi umat Muslim. Semua orang yang memiliki kemampuan secara fisik hukumnya wajib untuk tidak melewatkan ibadah tersebut.

Tetapi bagi beberapa orang ada kondisi yang juga perlu diperhatikan saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Penyakit-penyakit seperti gangguan gula darah, darah tinggi dan beberapa penyakit lain yang butuh penanganan khusus wajib disesuaikan pola makan sehatnya.

Terutama bagi penderita darah tinggi, ada beberapa pola makan yang bisa dilakukan untuk menghindari gangguan kestabilan tekanan darah selama berpuasa. Menerapkan pola makan yang tepat dan sehat harus dilakukan agar tekanan darah tetap stabil.

Baca juga: 5 Tips Diet Inul Daratista yang Berhasil Turun Berat Badan 30 Kg

Berikut ini 7 pola makan untuk kendalikan tekanan darah tinggi selama berpuasa menurut Hamad:

Bagaimana hukum minum air Nisfu SyabanMemenuhi kebutuhan hidrasi saat berpuasa dapat mencegah dehidrasi hingga menjaga tubuh dari komplikasi yang bisa terjadi. Foto: iStock

1. Minum cukup air

Saat waktu sahur dan berbuka puasa, memenuhi kebutuhan cairan tubuh menjadi sangat penting fungsinya terutama jika berkaitan dengan penderita tekanan darah tinggi. Selain untuk membuat tubuh mendapatkan pasokan air yang cukup dan dapat menjalankan fungsinya secara normal, kecukupan air juga mencegah terjadinya dehidrasi.

Ketika terjadi dehidrasi, bagi tubuh penderita darah tinggi akan muncul komplikasi yang lebih rumit daripada hanya sekadar lonjakan tekanan darah. Tetapi juga perlu diingat bahwa sebisa mungkin konsumsi minuman yang alami tanpa pemanis tambahan.

2. Konsumsi buah dan sayuran

Bukan hanya mengenyangkan perut di waktu yang diperbolehkan makan, tetapi memenuhi kebutuhan serat bagi penderita darah tinggi juga penting untuk dilakukan. Mengonsumsi buah dan sayuran secara rutin saat sahur maupun setelah berbuka puasa memiliki keutamaan untuk mencukupi kebutuhan potasium tubuh.

Potasium yang tercukupi akan sangat membantu untuk mengendalikan tekanan darah bahkan mengatasi tekanan darah yang sudah terlanjur melonjak tinggi. Buah dan sayuran ini juga sebenarnya menjadi bahan makanan yang paling disarankan untuk dikonsumsi selama bulan puasa.

3. Hindari asupan minuman stimulan

Minuman stimulan memicu produksi energi seperti kopi atau minuman bersoda. Kandungan kafein pada kopi dapat memicu kerja jantung dan bagi orang-orang sensitif dampaknya dapat memicu lonjakan tekanan darah dengan sangat cepat.

Sedangkan minuman bersoda disarankan untuk dihindari karena kandungan gulanya yang tinggi. Terlalu banyak konsumsi gula yang masuk baik melalui makanan maupun minuman dapat menyebabkan inflamasi yang meningkat dan beberapa komplikasi yang bisa saja timbul pada penderita darah tinggi.

Baca juga: WNI Kena Getok Harga di Turki, Makan Ikan Harganya Rp 878 Ribu!

Pola makan sehat untuk penderita darah tinggi di bulan Ramadan lainnya ada di halaman selanjutnya.



Simak Video "Beragam Pilihan Takjil di Jalan Kebon Kacang Jakpus"
[Gambas:Video 20detik]