ADVERTISEMENT

5 Bahaya Sering Ngemil Keripik Kentang, Termasuk Picu Kanker!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 20 Apr 2022 11:00 WIB
Adele Doyan Makan Keripik Kentang Campur Kecap Inggris
Foto: iStock/dok. BBC Radio
Jakarta -

Gurih renyahnya keripik kentang memang bikin nagih, namun waspadai konsumsinya. Terlalu sering ngemil keripik kentang bisa memicu beragam masalah kesehatan, termasuk picu kanker.

Saat ingin ngemil, banyak orang langsung terbayang nikmatnya keripik kentang. Teksturnya yang super renyah dengan rasa gurih yang enak membuat siapapun sulit menolak kelezatan keripik kentang.

Saking enaknya camilan ini, sering kali seseorang khilaf hingga menghabiskan sekantong atau satu pak kemasan sendirian. Namun hal ini sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan karena tidak bagus untuk kesehatan.

Keripik kentang mengandung bahan-bahan yang merugikan kesehatan. Jumlah kalorinya juga sangat tinggi. Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengungkap tiap 100 gram keripik kentang bisa mengandung hingga 536 kkal.

Belum lagi kandungan lemak totalnya yang mencapai 35 gram, potassium 1.275 mg, hingga karbohidrat total 53 gram. Mengonsumsinya terlalu sering bisa merugikan kondisi kesehatan.

Eat This, Not That (9/4/2022) merangkum 5 bahaya sering ngemil keripik kentang untuk kesehatan:

1. Berat badan naik

Kalau kamu ngemil keripik kentang tiap hari, bukan tidak mungkin berat badan naik. Peneliti di Deakin University, Victoria, Australia mengungkap mereka yang makan garam berlebih akan berakhir ngidam dan makan makanan berlemak tinggi secara keseluruhan.

Semakin asin keripik kentang, maka semakin kamu menginginkannya, dan ini memicu kenaikan berat badan. Ditambah lagi, hasil penelitian Harvard menemukan partisipan yang makan keripik kentang sehari-hari mengalami kenaikan berat badan tiap tahun ketika mereka ditimbang.

2. Ketagihan

Adele Doyan Makan Keripik Kentang Campur Kecap InggrisSensasi renyah yang ditimbulkan saat makan keripik kentang ternyata bisa bikin ketagihan. Foto: iStock/dok. BBC Radio

Bahaya lain dari sering ngemil keripik kentang adalah kamu berakhir ketagihan. Hal ini bisa terlihat dari 'ketidaksadaran' dirimu saat memakannya hingga tahu-tahu sudah habis.

Peneliti menemukan hal ini ternyata juga dipengaruhi bunyi renyah dari keripik kentang saat dimakan. Suara renyah yang terdengar menggiurkan tersebut dikaitkan partisipan penelitian sebagai kesegaran makanan. Hal inilah yang membuat mereka semakin menginginkannya.

Sebuah penelitian dalam jurnal Appetite juga menemukan partisipan lebih tergoda makan keripik kentang yang kemasannya ditulisi "crunchy" atau berarti renyah. Mereka juga makan lebih banyak keripik kentang ketika bisa mendengar suara renyah gigitan dibanding saat makan dengan kondisi menggunakan headphone dimana mereka tak bisa mendengar suara kerenyahan itu.

3. Kurang asupan nutrisi

Keripik kentang tergolong makanan rendah nutrisi karena hanya tinggi kalori, lemak, dan sodium. Di dalamnya tidak terdapat ragam nutrisi yang diperlukan tubuh.

Ketika kamu mengonsumsi makanan yang rendah nutrisi, kamu akan berakhir makan lebih banyak secara umum. Kondisi ini juga membuat rasa lapar cepat muncul, yang mana pertanda tidak baik bagi tubuh.

Lihat lagi informasi bahaya ngemil keripik kentang di halaman selanjutnya.

4. Tekanan darah tinggi

7 Cara Turunkan Tekanan Darah Tinggi Secara AlamiKandungan sodium yang tinggi pada keripik kentang bisa memicu tekanan darah tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto/carlosgaw

Ada banyak hasil penelitian yang menunjukkan asupan sodium yang tinggi berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi. Salah satu komponen utama keripik kentang, sodium, bertanggung jawab akan hal itu.

Untuk memberi rasa enak pada keripik kentang memang digunakan banyak garam dan bumbu perasa lainnya. Jika kamu mengonsumsinya terus-terusan, besar kemungkinan kamu alami tekanan darah tinggi.

Sebuah hasil penelitian bahkan menunjukkan adanya kaitan antara makan keripik kentang dengan peningkatan penyakit jantung. Jadi untuk kamu yang memang punya risiko tekanan darah tinggi, ada baiknya membatasi asupan keripik kentang dengan ketat.

5. Risiko kanker

Bahaya sering makan keripik kentang ini mungkin belum diketahui banyak orang. Menurut American Cancer Society, keripik kentang mengandung senyawa akrilamida yang terbentuk ketika makanan berpati tinggi digoreng, dibakar, atau dipanggang.

Kemudian ada beberapa penelitian yang menghubungkan senyawa ini dengan kanker ketika diteliti pada subjek tikus. Para pencinta keripik kentangpun tetap dianjurkan berhati-hati ketika mengonsumsi camilan favoritnya. Hindari terlalu sering ataupun terlalu banyak memakannya.



Simak Video "Bikin Laper: Menjajal Mie Bakar Andaliman yang Nikmat"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT