ADVERTISEMENT

Pola Makan Vegetarian Menurunkan Risiko Kanker, Ini Bukti Penelitiannya

Devi Setya - detikFood
Sabtu, 05 Mar 2022 05:00 WIB
vegetarian
Foto: iStock
Jakarta -

Pola makan vegetarian terbukti menurunkan risiko kanker hingga 14 persen. Orang-orang yang tidak makan daging ternyata terbukti memiliki tubuh yang lebih sehat.

Konsumsi daging merah membantu memenuhi kebutuhan protein, lemak hingga zat besi. Namun terkadang konsumsi daging secara berlebihan juga memperbesar risiko berbagai penyakit.


Kandungan lemak pada daging merah yang diasup secara berlebihan juga membuat seseorang lebih besar terpapar penyakit kardiovaskular seperti kolesterol, stroke hingga jantung. Bahkan sebuah penelitian mengungkap konsumsi daging juga memperbesar risiko kanker.

vegetarianIlustrasi makanan vegetarian Foto: Istock

Dilansir dari Plant Based News (4/3) sebuah studi skala besar baru saja dilaksanakan para peneliti di Oxford University. Penelitian yang didanai bersama oleh World Cancer Research Fund dan Cancer Research UK ini menemukan fakta bahwa menjalani pola makan vegetarian atau vegan dikaitkan dengan risiko paling rendah terkena kanker.

Hal ini dibandingkan dengan pola makan orang-orang yang mengonsumsi berbagai jenis daging, termasuk ikan.

Tim peneliti yang berbasis di Oxford ini mengamati hubungan antara diet dan risiko kanker dengan menganalisis data dari lebih dari 472.000 orang dewasa di Inggris. Data ini dikumpulkan dari UK Biobank antara tahun 2006 dan 2010.

Para peserta penelitian diminta untuk melaporkan seberapa sering mereka makan daging. Datanya kemudian dikelompokkan ke dalam empat kategori berbeda tergantung pada jenis pola makan yang dijalani.

Empat kelompok ini terdiri dari:

Kelompok 1: Pemakan daging biasa (berisi orang-orang yang makan daging lebih dari lima kali dalam seminggu)

Kelompok 2: Konsumen daging rendah (mereka yang makan daging lima kali atau kurang per minggu)

Kelompok 3: Pescatarians (mereka yang makan ikan dan makanan nabati)

Kelompok 4: Vegetarian (konsumsi makanan nabati tanpa daging apapun)

Semua peserta ini dinyatakan sehat dan tidak mengidap kanker. Penelitian jangka panjang ini dilakukan selama 11 tahun demi melihat hasil dari pola makan yang dijalani para peserta penelitian.

Selama penelitian berjalan, ada 12 persen partisipan yang berjumlah 54.961 orang, mengidap berbagai jenis kanker mulai dari kanker prostat hingga kanker payudara pascamenopause.

Jika dibandingkan dengan pemakan daging biasa, kelompok pemakan daging rendah dikaitkan dengan risiko kanker dua persen lebih rendah. Sementara itu, pescatarian memiliki risiko 10 persen lebih rendah dan vegetarian 14 persen lebih kecil kemungkinannya terkena kanker.

Dalam hal ini juga para peneliti mengidentifikasi jenis kanker tertentu.

Pemakan daging rendah memiliki risiko sembilan persen lebih rendah terkena kanker usus bila dibandingkan dengan pemakan daging biasa. Para wanita vegetarian memiliki risiko 18 persen lebih kecil kemungkinan terkena kanker payudara pascamenopause dibandingkan dengan mereka yang rutin makan daging.

vegetarianPola makan vegetarian Foto: Istock

Sementara para pria vegetarian memiliki risiko kanker prostat 31 persen lebih rendah. Lain lagi bagi pria pescatarian yang memiliki risiko 20 persen lebih rendah terkena kanker prostat.

Para peneliti juga menemukan fakta bahwa orang-orang pemakan daging rendah, pescatarian atau vegetarian dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari semua kanker. Selain pola makan, beberapa faktor lain juga turut mempengaruhi seperti merokok dan indeks massa tubuh.

Lewat penelitian tersebut pada akhirnya menunjukkan bahwa perilaku diet tertentu, seperti mengurangi konsumsi daging atau mengikuti diet vegetarian, dapat berdampak positif dalam mengurangi risiko kanker tertentu.

Hal ini sejalan dengan salah satu saran dari World Cancer Research Fund bahwa orang harus membatasi asupan daging merah dan produk daging olahan. Organisasi kanker ini juga menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan utuh seperti buah segar, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan.



Simak Video "Masak Masak: Tips Simpan Sayuran di Kulkas Agar Tak Layu"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT