Viral Pria Pakai Hujan Es untuk Bikin Es Teh Manis, Apa Aman Diminun?

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 25 Feb 2022 15:30 WIB
Es teh manis pakai hujan es
Foto: Instagram @aslisuroboyo/iStock
Jakarta -

Beberapa hari lalu Surabaya diguyur hujan es dengan butiran es cukup besar. Ramai warga yang mengambil es tersebut untuk membuat es teh manis. Apakah aman dikonsumsi?

Hujan es dalam ilmu meteorologi adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es. Bola-bola es itu terbentuk melalui kondensasi uap air melalui pendinginan atmosfer.

Fenomena hujan ini belakangan terjadi di beberapa wilayah di Surabaya, Jawa Timur. Kemudian viral seorang pria mengambil bola es dari langit itu untuk membuat es teh manis.

Aksi tersebut viral setelah diunggah oleh akun Instagram @aslisuroboyo (23/02). Dalam video terlihat seorang pria memunguti bola-bola es yang berjatuhan dari langit.

Baca Juga: Wah! Pemuda Malaysia Ramai-ramai Bikin Es Kepal Milo dari Salju

Es teh manis pakai hujan esFenomena hujan es yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur ilustrasi Foto: iStock

Bola es itu kemudian dicampurkan ke dalam gelas berisi teh dan langsung diminum. Videonya langsung mendapat banyak reaksi dari netizen yang terheran-heran dengan aksinya.

"Inilah alasan mengapa salju tidak turun di Indonesia, takut dibuat es serut," tulis netizen.

"Ini yang disebut es teh dari kayangan," tulis netizen lainnya.

Selain itu, ramai pula netizen yang mempertanyakan efeknya. Apakah bola-bola es tersebut aman untuk dikonsumsi?

Baca Juga: Wanita di Jerman Bikin Es Kepal Milo Pakai Salju, Apa Aman Dimakan?

Es teh manis pakai hujan esSeorang pria menggunakan hujan es untuk membuat es teh manis Foto: Instagram @aslisuroboyo/iStock

Dikutip dari detikNews, menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Universitas Surabaya (Ubaya) dr Heru Wijono SpPD, air hujan pada dasarnya tidak mengandung bakteri atau mikroorganisme, sepanjang langsung dikonsumsi.

Selain itu, air hujan juga mengandung mineral, walaupun jumlahnya sedikit. Itu karena berasal dari partikel yang menjadi pusat pengembunan uap air.

Lebih lanjut, dr Heru juga mengatakan bahwa es baru dari hujan es itu tidak mengandung mikroorganisme dalam jumlah yang berbahaya, seperti bakteri atau lainnya.

Jadi, jika bola-bola es itu ditampung langsung dari langit ke dalam wadah yang bersih dikatakan cukup aman. Berbeda jika diambil dari yang sudah berjatuhan di tanah, karena ada kemungkinan terkontaminasi.

Baca Juga: Pakai Sirup dan Susu, 5 Kreasi Nyeleneh Makanan Pakai Salju



Simak Video "Bikin Laper: Aneka Potato Cheese Bread ala Korea di Tengah Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)