Daftar Makanan yang Bisa Jadi Pemicu Gangguan Penciuman Parosmia

Yenny Mustika Sari - detikFood Selasa, 18 Jan 2022 16:34 WIB
Daftar Makanan yang Bisa Jadi Pemicu Parosmia Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan ada beberapa makanan yang dapat memicu parosmia atau gangguan penciuman. Hal ini umum dialami oleh penderita 'long Covid-19'.

Parosmia merupakan salah satu gangguan pada penciuman seseorang yang menyebabkan masalah persepsi bau. Orang kehilangan daya penciuman dengan aroma yang sebenarnya. Aroma makanan sering dikenali dengan aroma berbeda dari aslinya.

Dilansir dari Express (15/1), penelitian yang diterbitkan pada Juni 2021 menemukan sebanyak 1.229 orang mengalami long-covid. Sekitar 10,8 persen atau 104 orang merasakan daya penciumannya agak terganggu.

Baca Juga: Tidak Bisa Kupas Mangga, Wanita Ini Disindir Calon Mertua

Daftar Makanan yang Bisa Jadi Pemicu ParosmiaDaging ayam disebutkan bisa memicu parosmia lebih parah. Foto: Getty Images/iStockphoto

Aroma yang dirasakan biasanya lebih kuat, lebih bau, bahkan sampai busuk. Aroma kopi diketahui sangat harum namun penderita parosmia mencium sebaliknya. Ada yang merasakan aroma sampah hingga telur busuk.

Durasi parosmia berlangsung dalam waktu yang berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang kurang dari 2 minggu, namun banyak juga yang sampai 3 bulan.

Kondisi parosmia ini bisa makin buruk karena dipicu dari makanan yang dikonsumsi oleh penderitanya. Seperti daging sapi dan ayam.

Baca Juga: Kocak! Pria Ini Tak Sengaja Minum Stok ASI karena Mengira Yoghurt

Sebanyak 60 persen penderita terganggu dengan aroma ayam dan sapi, seperti dikutip dari CNN (17/1). Makanan lain yang dapat memicu parosmia di antaranya adalah bawang putih, telur, nasi, ikan, hingga kacang kedelai.

Parosmia tak perlu dikhawatirkan berlebih, karena kondisi ini bisa membaik dan sembuh dengan sendirinya. Prosesnya memang tak berlangsung cepat, dan beberapa orang merasakan proses penyembuhannya cukup lambat.

Parosmia tak perlu dikhawatirkan berlebih, karena kondisi ini bisa membaik dan sembuh dengan sendirinya. Prosesnya memang tak berlangsung cepat, dan beberapa orang merasakan proses penyembuhannya cukup lambat.

Untuk mengatasi parosmia bisa dengan resep obat dokter maupun secara alami. Seperti mengonsumsi suplemen, hingga melakukan latihan mencium bau dari makanan yang memicu parosmia. Misalkan saat merasakan gangguan bau saat mengonsumsi daging ayam, maka cobalah secara rutin untuk melatihnya dengan mencium daging ayam.

Daftar Makanan yang Bisa Jadi Pemicu ParosmiaBawang putih dapat memicu parosmiaFoto: Getty Images/iStockphoto

Berikut ini daftar makanan yang bisa memicu parosmia:

  • Daging ayam dan sapi 60 persen
  • Bawang putih 50,7 persen
  • Telur 50 persen
  • Nasi 35 persen
  • Timun dan tomat 30,7 persen
  • Ikan 29,3 persen
  • Sayur 25,7 persen
  • Kacang 23,6 persen
  • Produk susu 22,9 persen
  • Pasta 16,4 persen
  • Kedelai 11,4 persen

Baca artikel CNN Indonesia "Daftar Makanan Pemicu Parosmia" selengkapnya di sini



Simak Video "Gemasnya Bakpao Karakter Khas Imlek di Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com