Tak Hanya Sereal, 7 Makanan Ini Sebaiknya Tak Dikonsumsi Saat Sarapan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 17 Jan 2022 07:00 WIB
5 Jus Segar Ini Bisa Cepat Turunkan Berat Badan Foto: iStock
Jakarta -

Memilih menu sarapan sebaiknya tak sekadar yang mengenyangkan, tapi juga yang bernutrisi. Ahli gizi mengungkap tujuh makanan ini sebaiknya tak dikonsumsi saat sarapan.

Memulai hari dengan sarapan bernutrisi tidak hanya mengenyangkan, tapi juga menyehatkan. Rutin sarapan terbukti bisa menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan meningkatkan fokus.

Bagi yang sedang menurunkan berat badan, rutin sarapan juga dianjurkan. Pasalnya penelitian yang dimuat dalam National Weight Control Registry mengungkap 78% orang yang bisa turun berat badan ternyata sarapan setiap hari.

Tak sekadar makan makanan yang mengenyangkan, saat sarapan dianjurkan memilih makanan bernutrisi. Hal ini agar kamu mendapat manfaat sehat maksimal.

Ada 7 makanan yang disarankan ahli gizi tidak dikonsumsi saat sarapan. Berikut daftarnya seperti dikutip dari Eat This, Not That (12/1/2022):

1. Sereal

Sereal jadi menu sarapan populer di berbagai negara, namun kebanyakan sereal yang beredar di pasaran tinggi kandungan gula. Hal ini memicu rasa lapar dengan cepat nantinya. "Kebanyakan produk sereal kemasan dibuat dengan tepung olahan, yang berarti mereka rendah serat," kata ahli gizi Kelli McGrane.

Selain itu, sereal juga rendah protein. McGrane mengingatkan agar orang-orang tidak tergoda klaim produsen sereal soal sereal yang terbuat dari gandum utuh. Sering kali gandum utuh yang dimaksud hanya terkandung sedikit saja.

2. Sosis

Resep Sosis Panggang Bumbu RempahSarapan sosis tak dianjurkan karena tinggi sodium, lemak jenuh, hingga kalori yang buruk untuk kesehatan Foto: iStock

Sarapan di hotel, biasanya ada menu sosis. Terlihat nikmat memang, namun sebaiknya kamu tidak memilih menu ini. "Sosis dibuat dari daging cincang, lemak, rempah, perasa, dan bahan pengikat alami yang cenderung tinggi sodium, lemak jenuh dan kalori," jelas ahli gizi Roxana Ehsani.

Sosis tergolong daging olahan dimana jika dikonsumsi berlebih bisa meningkatkan risiko penyakit kronis dan kanker. Alih-alih makan sosis untuk dapat asupan protein di pagi hari, kamu bisa mencari sumber protein yang lebih sehat seperti telur, Greek yogurt, atau selai kacang alami.

3. Roti putih

Roti putih memang enak dan mengenyangkan untuk dikonsumsi di pagi hari, apalagi kalau ditambahkan isian. Namun waspadai konsumsi roti putih karena makanan ini terbuat dari tepung olahan yang bisa mengakibatkan lonjakan gula darah dalam waktu singkat.

Kalau mau makan roti, pastikan memilih roti gandum yang benar-benar dibuat dari gandum utuh dan alami. Kemudian tambahkan dengan topping protein dan lemak sehat seperti telur, selai kacang, atau alpukat tumbuk.

4. Minuman kopi dengan perasa

Lebih Sehat Kopi Panas atau Es Kopi? Ini PenjelasannyaKopi dengan gula dan perasa tambahan jadi salah satu menu yang sebaiknya tak dikonsumsi saat sarapan karena tinggi gula Foto: Getty Images/Xesai

Kopi bagus diminum rutin, termasuk saat sarapan. Pilih kopi hitam saja tanpa gula untuk mendapat manfaat maksimal. Hindari konsumsi kopi kemasan atau kopi dengan perasa karena kandungan gula dan kalorinya amat tinggi.

"Minum kopi dengan perasa setiap hari bisa membuat kamu merasa gelisah karena 'ledakan' gula yang terjadi di dalam tubuh," kata ahli gizi Maggie Michalczyk.

Apa lagi ya makanan yang sebaiknya tak dikonsumsi saat sarapan? Intip halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com