ADVERTISEMENT

7 Tips Sederhana untuk Cegah Kenaikan BB, Penting Buat Diet

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 08 Okt 2021 06:00 WIB
young woman measuring waist with measuring tape in front of a mirror
Foto: iStock
Jakarta -

Bukan hanya menurunkan berat badan, menjaga berat badan agar tetap stabil juga cukup sulit. Tujuh tips sederhana ini bisa dilakukan untuk jaga tubuh tetap ideal.

Menurunkan berat badan memang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Walaupun sudah melakukan berbagai macam upaya, tidak jarang juga banyak orang yang gagal setelah menerapkan diet ketat.

Menjalani kebiasaan makan yang sehat dan menyeimbangkan aktivitas fisik menjadi kunci utama untuk menjaga berat badan agar tetap seimbang. Memiliki komitmen yang kuat serta keinginan keras juga perlu dibangun agar tidak mudah tergoda dengan makanan ringan dan camilan manis.

Ahli gizi dan praktisi diet menyarankan beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah kenaikan berat badan. Tips-tips ini bahkan telah diuji oleh para ahli dengan melibatkan 3.000 partisipan selama 14 bulan.

Berikut ini 7 tips sederhana menjaga berat badan agar tetap seimbang, menurut The Conversation (1/10):

Keripik kentangFoto: Shutterstock

1. Hindari Keripik Kentang

Keripik kentang rasanya memang sangat enak dijadikan camilan maupun pengganti karbohidrat utama yang tinggi glukosanya. Tetapi keripik kentang justru berbahaya karena mengandung kalori dan garam yang begitu tinggi.

Keripik kentang bahkan dikatakan mengandung ratusan kalori yaitu sekitar 200 kkal dalam tiap porsinya. Para ahli gizi menyarankan alternatif yang lebih baik untuk mengganti keripik kentang, baik sebagai camilan maupun pelengkap makanan dengan sayuran yang lebih bergizi dan tinggi serat.

2. Utamakan Air Putih

Walaupun memiliki rasa yang akan sedikit berbeda, mengubah minuman biasa dan beralih kepada minuman diet akan membantu untuk mengurangi kalori hingga 145 kkal. Setidaknya minuman diet akan diracik sedemikian rupa untuk memiliki nilai kalori yang jauh lebih rendah dibandingkan minuman biasanya.

Tetapi hingga saat ini belum ada penelitian atau ahli gizi yang mampu membuktikan pengendalian berat badan dapat dilakukan dengan mengganti minuman menjadi minuman diet. Para ahli gizi lebih menyarankan untuk mengganti minuman kemasan dengan air mineral yang sudah jelas tidak mengandung kalori.

Baca juga: Ini 7 Zat Gizi Paling Penting untuk Turunkan Berat Badan

3. Pilih Americano Dibandingkan Latte

Di Korea Selatan, americano menjadi minuman yang populer karena dapat memberikan energi yang instan dengan kadar kalori rendah dan bahkan tidak ada kalorinya. Sedangkan pada secangkir kopi latte masih ditambahkan beberapa bahan tambahan seperti susu atau bahkan pemanis.

Walaupun dipercaya bergizi dan sehat, susu juga mengandung kalori tambahan hingga 186 kalori. Alasan bahan tambahan tersebut yang kemudian menjadi alasan para ahli gizi menyarankan lebih baik mengonsumsi americano dibandingkan kopi latte terlalu sering.

4. Kurangi Penggunaan Minyak

Bottles Of Olive OilBottles Of Olive Oil Foto: thinkstock

Penggunaan minyak saat memasak juga sangat memengaruhi kandungan kalori dalam sebuah hidangan makanan. Bukan dari jenisnya melainkan jumlah penggunaannya dalam sebuah makanan. Minyak zaitun atau olive oil yang dinilai sehat sekalipun dapat memberikan efek yang kurang sehat jika digunakan terlalu banyak.

Satu sendok makan minyak zaitun dapat menambahkan hingga lebih dari 100 kalori. Jadi jika tidak ingin mengonsumsi terlalu banyak kalori coba untuk mulai mengganti minyak dengan jenis yang lebih sehat dan perhatikan kadar penggunaannya untuk tidak lebih dari satu sendok makan.

5. Jangan Langsung Habiskan Hidangan Manis

Kebanyakan orang tidak sadar saat menghabiskan makanan manis yang disajikan di hadapannya. Padahal di balik ketidaksadaran tersebut, ada ancaman penumpukan kalori berlebih yang sangat memengaruhi berat badan.

Cukup habiskan setengah saja dari hidangan manis yang disajikan di hadapanmu dan simpansebagiannya lagi untuk dinikmati di waktu lain. Pasalnya mengurangi sedikit hidangan manis seperti cokelat kemasan misalnya sudah bisa membantu mengurangiasupan kalori hingga 120 kalori.

6. Kurangi Konsumsi Kentang

Banyak yang beranggapan bahwa menghindari nasi dengan kentang merupakan suatu hal yang lebih sehat. Nyatanya, kentang tidak sesehat yang bisa dibayangkan.

Sebuah kentang panggang berukuran medium saja ternyata menyimpan hingga 200 kalori yang perlu diwaspadai konsumsinya. Sebaiknya mulai kurangi konsumsi kentang dan pilih makanan lain yang lebih tinggi serat jika ingin mengurangi konsumsi karbohidrat dengan glukosa yang tinggi.

Biscuit pistachio roulette on white rustic boardFoto: iStock

7. Hindari Makanan Manis

Makanan manis menjadi sumber kalori yang paling tinggi yang akan masuk dan menumpuk di dalam tubuh. Kandungan gula dan berbagai bahan tambahan lainnya sangat menganggu untuk kamu yang tengah menjaga kesimbangan berat badan.

Mengurangi atau berhenti mengonsumsi camilan manis seperti biskuit, kue, dan makanan lainnya bahkan dikatakan bisa mengurangi kalori hingga 100 kalori. Bahkan menghindari beberapa makanan juga dianggap dapat mengurangi asupan kalori yang lebih banyak lagi.

Baca juga: 5 Makanan Paling Baik untuk Turunkan Berat Badan, Ini Daftarnya!



Simak Video "Bikin Laper: Enaknya Kulineran Malam Sambil Makan Bakmi Nyemek"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT