Ini 7 Kebiasaan Buruk yang Bikin Lemak Perut Numpuk

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 30 Sep 2021 07:00 WIB
Ini 7 Kebiasaan Buruk yang Bikin Lemak Perut Numpuk Foto: Getty Images/katleho Seisa
Jakarta -

Terlihat sepele, namun kebiasaan buruk yang bikin lemak perut numpuk ini perlu dikenali. Mulai dari makan bareng teman hingga makan saat sedang stress.

Tumpukan lemak di perut sangat mengganggu penampilan karena membuat kamu tampak buncit. Selain itu, lemak berlebih di perut juga bisa mengganggu kesehatan secara menyeluruh.

Lemak ini terbentuk dari pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Mulai dari makan tanpa mengontrol porsi hingga malas berolahraga.

Untuk menghindari lemak di perut, coba beralih pada pola makan yang lebih sehat. Selain itu hindari kebiasaan-kebiasaan sepele yang sebenarnya bisa membuat tumpukan lemak ini.

Salah satunya kebiasaan makan di piring besar. Siapa sangka hal ini bisa berakhir membuat kamu makan lebih banyak tanpa disadari.

Kebiasaan lain seperti yang dirangkum Eat This, Not That (29/9) ini juga perlu dihindari:

1. Makan bareng teman

Makan ramai-ramai bareng teman memang asyik, apalagi kalau sambil ngobrol. Namun kebiasaan ini perlu dikurangi kalau kamu tak mau lemak perut menumpuk. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition menemukan seseorang rata-rata mengonsumsi 44% makanan lebih banyak saat makan bareng teman dibanding jika makan sendiri.

Jumlah ini bahkan bertambah kalau teman yang ikut makan jadi dua orang. Seseorang bakal mencari makanan yang porsinya 47% lebih besar. Jika makan dengan 4, 6, dan lebih dari 8 orang, maka dikaitkan dengan peningkatan porsi makan 69, 70, dan 96 persen! Salah satu faktor yang disebut menyebabkan hal ini adalah waktu makan yang lebih lama saat kita makan bareng teman.

2. Jalani diet ketat

Ini 7 Kebiasaan Buruk yang Bikin Lemak Perut NumpukIni 7 Kebiasaan Buruk yang Bikin Lemak Perut Numpuk Foto: Getty Images/katleho Seisa

Pola diet yang baik adalah yang tidak mengecualikan asupan kelompok makanan tertentu dan yang tidak terlalu ketat. Sebaliknya, ketika seseorang jalani diet ketat, hal ini malah berisiko membuat berat badannya makin naik.

Ahli gizi Zanini menyebut kebiasaan diet ketat akan membuat seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) zat gizi tertentu. "Pelaku diet mungkin juga bakal bosan dengan diet yang terlalu ketat dan berakhir makan berlebihan sesudahnya," ujar Zanini. Ia merekomendasikan pola diet yang sehat sehingga bisa bertahan lebih lama.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Lahap Makan Nasi Lemak dengan Aneka Lauk"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com